Video Diduga Calon Bupati Sedang Asyik Joget Beredar di Medsos

Oktober 10, 2020

Video Viral yang memperlihatkan diduga salah satu Paslon yang sedang asik joget

(SIDOARJOterkini) –  Warga Sidoarjo dihebohkan dengan rekaman video yang diduga salah satu Paslon Bupati Sidoarjo sedang asyik berjoget di tengah kerumunan massa, yang viral di media sosial.

Padahal, disaat pandemi Covid-19 segala kegiatan yang menimbulkan kerumunan massa sangat dilarang.

Menanggapi hal tersebut Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sidoarjo segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menindaklanjuti temuan pelanggaran tersebut.

Ketua Bawaslu Sidoarjo Haidar Mundjid menyatakan, berdasarkan informasi yang disampaikan Panwascam Wonoayu paslon nomor urut 1 yakni Bambang Haryo Soekartono dan Taufiqulbar memiliki agenda kegiatan di kawasan Kecamatan Wonoayu.

“Informasi yang disampaikan oleh Panwascam kegiatan dilakukan di dalam ruangan, Namun kalau yang di video itu lokasinya seperti di ruang terbuka,”ungkapnya, Jumat 9 Oktober 2020.

Disampaikan Haidar, pihaknya belum mengetahui pasti lokasi direkamnya video yang mempertontonkan salah satu paslon Bupati Sidoarjo sedang berjoget ditengah kerumunan orang tersebut. Pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian terkait pelanggaran pelanggaran protokol kesehatan

“Berdasarkan Peraturan KPU nomor 13 tahun 2020 secara tegas dilarang melakukan kegiatan yang mendatangkan kerumunan massa. Seperti Pentas seni, Bazar, maupun dangdutan, karena pelaksanaan Pilkada tahun ini digelar dalam kondisi Pandemi covid-19,”tegasnya.

Sementara Ketua Tim Divisi Jaringan Pasangan Calon Bambang Haryo – Taufiqulbar , Supriyono mengaku video yang sedang viral tersebut bukan berlatarbelakang kampanye. Melainkan video streaming yang memang sengaja dibuat untuk disebarkan di media sosial seperti youtube.

“Itu video streaming pak. Kita buat semacam webinar. Karena kampanye kan enggak boleh, dilarang, nah posisi kita pas disitu. Itu di dalam rumah kita pak bukan diluar,” ujar Supriyono saat dihubungi Jumat 9 Oktober 2020.

Menurutnya, pengambilan video itu terletak di kawasan desa Sawocangkring, Kecamatan Wonoayu, tepatnya didalam garasi mobil/bus milik juru kampanye paslon. Bahkan, dirinya mengaku jika kegiatan tersebut sudah mengantongi ijin dari Polres.

“Itu di Sawocangkring, juru kampanye kita disana. Dan itu didalam garasi bukan diluar. Kalau orang lain masuk itu bisa dipidana, karena masuk kerumah orang lain. Cuma kita persilahkan enggak apa-apa. Ada tim bawaslu dan kepolisian juga disana,” tambah Supriyono.

Dia mengaku heran jika video tersebut dipersoalkan. Alasannya, kegiatan tersebut sudah memiliki ijin dari kepolisian. Namun ijinnya dilakukan jauh-jauh hari sebelumnya.

“Makanya kegiatan itu kok dipermasalahkan kenapa. Akhirnya setelah di foto digoreng sama lawan politik. Ijin itu kita buat serangkaian kegiatan selama satu Minggu kedepan,” katanya.

Disamping itu, kegiatan tersebut menurutnya sudah memenuhi Standar Operasional covid-19. Yakni jumlahnya tak lebih dari 30 orang.

Seperti diketahui sebuah video berdurasi 26 detik beredar luas di medsos yang mempertontonkan seorang yang berbaju gamis putih dan mengenakan songkok hitam tengah berjoget bersama seorang wanita ditengah kerumunan orang. (cles)