Cabup Gus Muhdlor, Giat Kampanye Dengan Utamakan Protokol Kesehatan

Oktober 9, 2020

 

(SIDOARJOterkini) – Ahmad Muhdlor Ali Calon Bupati Sidoarjo seolah tidak pernah memiliki rasa lelah untuk menyapa dan bersilaturahmi dengan masyarakat kota delta.

Semasa berkeliling ke berbagai lapisan masyarakat, mulai organisasi kemasyarakatan, jamaah tahlil, ibu-ibu pengajian, serikat buruh, tokoh lintas agama dan elemen masyarakat lainnya. Gus Muhdlor lebih banyak mendengar aspirasi dan keinginan dari mereka.

Tujuannya apa ?, Karena ia ingin menjadi pemimpin sidoarjo yang dapat mengayomi semua golongan, dan mewujudkan perubahan sidoarjo menjadi lebih sejahtera.

Karena seringnya ketemu banyak orang, putra KH Agoes Ali Mashuri, pengasuh Ponpes Bumi Sholawat itu tetap mengutamakan protokol Kesehatan, dengan cara memakai masker, sering mencuci tangan dengan sabun, dan membatasi massa tidak lebih dari 50 orang.

Seperti yang dilakukan pada saat bersilaturrahmi dengan jamaah tahlil PAC Muslimat NU Kecamatan Candi, di Desa Sugihwaras. Sebelum masuk ketempat pertemuan, Gus Muhdlor tidak lupa mencuci tangan dan mengecek suhu tubuh dengan thermogan.

“Silaturrahmi dengan siapapun terus saya lakukan dengan syarat protokol kesehatan diutamakan,” katanya saat didepan ibu-ibu jamaah tahlil PAC Muslimat NU Candi di Jl. Sunan Muria RT 02 RW 01 Desa Sugihwaras Kecamatan Candi Sidoarjo, Kamis 8 Oktober 2020.

Calon Bupati Nomor urut 2 itu, menyebut saling silaturrahmi dan berkirim doa adalah ajaran para ulama yang harus tetap lestari di Sidoarjo.

Ketika sudah terpilih menjadi Bupati Sidoarjo, ia bersama calon wakil bupati H. Subandi berkomitmen kegiatan semacam pengajian, istighosah dan kegiatan positif lainnya akan dibawa ke Pendopo Delta Wibawa.

“Tradisi dan kegiatan yang penuh kebaikan seperti ini, akan lebih sering diadakan di pendopo,” ucapnya, yang disambut dengan kata amin dari puluhan jamaah muslimat itu.

Selain itu, Gus Muhdlor -Subandi menjadikan pemberdayaan perempuan sebagai salah satu rencana kerja prioritas. Perempuan sidoarjo harus tangguh, mandiri dan memiliki jiwa entrepreneur.

“Perempuan Sidoarjo harus berdaya dan tangguh dalam mendidik anak-anak. Juga berjiwa entrepreneur,” paparnya.

Pengurus PAC Muslimat NU Candi Lailatul Ni’mah mengaku mantap memilih Sidoarjo MAS (Muhdlor Ali Subandi). Para pengurus dan jamaah tahlil lainnya di Kecamatan Candi juga banyak yang satu nafas untuk memilih Gus Muhdlor- Subandi.

“Apalagi ditemui secara langsung seperti ini, ibu-ibu banyak yang kagum. Semakin mantap serta yakin untuk memilih Gus Muhdlor,” terangnya.

Soal program Sidoarjo MAS, para jamaah juga banyak yang mengetahui dan mendukung 17 program yang digagas oleh Gus Muhdlor.

“Kami dari jajaran Muslimat NU juga kerap bersosialisasi soal program Sidoarjo MAS untuk kaum wanita, baik itu secara formal atau tidak formal,”pungkasnya. (pung/cles)