Komunitas Seni Budaya Brang Wetan Gelar Training Penyusunan RPP dan Jurnal Penguatan Toleransi

September 30, 2020

 

(SIDOARJOterkini) – Komunitas Seni Budaya Brang Wetan untuk kali ketiga menyelenggarakan webinar dalam rangka program “Cinta Budaya Cinta Tanah Air” yang berlangsung selama satu tahun, untuk guru mata pelajaran yang berlangsung online selama dua hari, Selasa dan Rabu (29-30 September).

Acara berupa training “Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan Jurnal Mata Pelajaran Penguatan Toleransi” melalui sarana zoom ini diikuti oleh guru Pendidikan Kewarganegaraan (PKN), Seni Budaya dan Pendidikan Agama Islam (PAI) dari 5 SMP dan 5 SMA di 5 kecamatan di Sidoarjo. Total peserta sejumlah 30 (tiga puluh) guru.

Manajer Program “Cinta Budaya Cinta Tanah Air” Mohamad Masrullah menjelaskan, bahwa acara dalam bentuk webinar ini memang dipilih untuk menyiasati keterbatasan akibat situasi Pandemi Covid-19 yang entah sampai kapan berakhir.

“Tapi kami minggu lalu juga sudah melakukan pertemuan terbatas dengan sepuluh sekolah penerima manfaat secara bergantian selama tiga hari,” jelas Masrullah.

Sepuluh sekolah yang sudah dikunjungi tersebut dan menjadi peserta pelatihan kali ini adalah SMP Negeri 1 Sukodono, SMP Negeri 1 Taman, Madrasah Aliyah Bahauddin (Taman), SMA Jati Agung (Taman), SMP Negeri 1 Waru, Madrasah Aliyah Darul Ulum Waru, Madrasah Aliyah Nurul Huda (Sedati), SMPN 1 Sedati, SMPN 1 Gedangan dan SMAN 1 Gedangan.

Sebagai narasumber dalam acara pelatihan ini adalah Dr. A. Rubaidi, MA; Hernik Farisia, MPd.I dan Amin Hasan, M.Pd, ketiganya dari Universitas Islam Indonesia (UIN) Sunan Ampel Surabaya.

Kegiatan ini dinilai menjadi sangat penting karena akan berdampak langsung terhadap kemampuan siswa dalam memahami toleransi di sekolah dan lingkungannya. Selain itu juga diharapkan akan memudahkan guru dalam menyusun materi pelajaran karena akan menghasilkan materi pembelajaran dan dipraktekkan langsung kepada masing-masing sekolah yang menjadi sasaran program.

Karena itu target yang hendak dicapai adalah untuk meningkatkan pemahaman guru mata pelajaran mengenai toleransi di sekolah dan memasukkan materi toleransi dalam RPP. Dengan demikian maka guru mampu mempromosikan nilai-nilai toleransi menggunakan silabus, model RPP, dan peraga materi pelajaran lainnya, kepada siswa-siswanya maupun guru-guru lain di sekolahnya. Target akhirnya, tersusunnya model RPP dan Jurnal Pembelajaran dengan nilai-nilai penguatan toleransi.

Berbeda dengan dua kali webinar sebelumnya, dalam pelatihan ini lebih banyak menekankan pada praktek langsung, dimana masing-masing peserta harus mengerjakan tugas akhir berupa RPP yang mengajarkan nilai-nilai toleransi. (st-12/cles)