Ketua Ma’arif Minta, Kelana – Dwi Astutik Majukan Sidoarjo

September 27, 2020

 

(SIDOARJOterkini) – Pendidikan merupakan pintu gerbang menuju kemajuan negara. Lembaga Pendidikan Ma’arif merupakan salah satu aparat departemen di lingkungan organisasi.

Misbahuddin, Ketua LP Ma’arif NU Sidoarjo saat ditemui di Ponpes Jabal Noer, Jl.Mangga, Geluran, Sidoarjo, mengaku bersyukur jika ada salah satu aktivis Ma’arif, yang terjun dalam kontestasi politik Pilbup Sidoarjo 2020.

Mendapat angin segar, Dwi Astutik, merupakan tokoh Muslimat dan Ma’arif. Maka dari itu menurut Misbahuddin, Dwi Astutik pasti mempunyai kedekatan emosional dengan Ma’arif.

“Sesama Ma’arif pasti Bu Dwi punya kedekatan emosional untuk masalah pendidikan di Ma’arif. Khususnya jika nanti terpilih saya berharap para pemimpin ini bisa menaungi ma’arif khususnya di tingkat Madrasah Aliyah (MA), yang menurut saya kurang mendapat perhatian,” terangnya, Minggu 27 September 2020.

Menurutnya pendidikan di Sidoarjo masih pincang, fasilitas untuk tingkat Madrasah Aliyah belum merata. Sebanyak 45 MA dibawah naungan Ma’arif NU selama ini masih mengandalkan biaya swadaya patungan. Selain itu Misbahuddin juga menyoroti Sumber Daya Manusia pengajar di tingkat MA.

“Jika Bu Dwi terpilih menjadi Wakil Bupati Sidoarjo saya harapkan kegiatan pelatihan- pelatihan untuk guru juga semakin terfasilitasi, karena guru adalah poin utama untuk pendidikan, jika gurunya berkualitas insyallah pendidikan akan maju,”tegas Misbahuddin.

Menurut pria yang juga pengurus di Ponpes Jabal Noer ini, Cawabup Sidoarjo Dwi Astutik, berkomitmen untuk lebih memajukan pendidikan di Kota Delta bersama dengan Calon Bupati Sidoarjo, Kelana Aprilianto. Misbahuddin pun merasa jika pasangan Berkelas mempunyai satu visi misi yang sama dengan pendidikan Ma’arif.
Salah satunya program pasangan BerKelas ini adalah ingin pendidikan bisa menjadi salah satu baromater saat dipercaya menjadi Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo pada Pilkada 2020.(cles)