Dukung Program Pemerintah, Bank Bukopin Edukasi Program Laku Pandai di Cipanas, Jawa Barat

September 25, 2020

 

(SIDOARJOterkini) – Pada masa pandemi COVID-19 saat ini, Bank Bukopin berupaya untuk terus memahami dan melayani kebutuhan masyarakat, dengan cara memberikan layanan yang memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi keuangan, khususnya layanan Laku Pandai Bank Bukopin, b-tunai.

Direktur Utama Bank Bukopin Rivan A. Purwantono mengatakan Laku Pandai Bank Bukopin merupakan penyediaan layanan perbankan atau layanan keuangan lainnya melalui kerja sama dengan pihak lain (agen bank) yang didukung dengan penggunaan sarana teknologi informasi.

“Dengan adanya layanan Laku Pandai, Bank Bukopin menerapkan strategi bisnis Bank yang sekaligus dapat dijadikan peluang usaha bagi masyarakat untuk mendapatkan penghasilan tambahan, yaitu dengan menjadi mitra bisnis Bank Bukopin, dimana pihak yang bekerja sama dengan Bank Bukopin disebut sebagai agen b-tunai. Agen b-tunai merupakan perorangan ataupun badan usaha dan yang menjadi nasabah agen b-tunai adalah masyarakat yang belum
memiliki rekening di Bank Bukopin atau unbanked people,” ujar Rivan di Jakarta, 24 September 2020
.
Sebagai upaya untuk mendukung program Pemerintah dalam pengembangan Laku Pandai di Tanah Air dalam jangka panjang dan guna mengedukasi para agen b-tunai, Bank Bukopin juga melaksanakan beberapa kegiatan literasi Perbankan, diantaranya adalah kegiatan edukasi para agen b-tunai yang diadakan pada tanggal 22 September 2020 bekerja sama dengan Pemerintah
Kabupaten Cianjur, dengan tetap memperhatikan protokol terkait COVID-19.

Selain para agen b-tunai, kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Cianjur, Jawa Barat H. Herman Suherman, Camat Cianjur Latip Riswan, Kepala Desa Cianjur M. Agus S, dan Branch Manager Bank Bukopin Sukabumi Epik Zulfaidin.

 

 

Target dari kegiatan edukasi ini adalah para agen b-tunai baik yang telah bergabung maupun para agen baru yang masih unbanked di Cipanas dan sekitarnya. Ke depan dengan adanya para agen b-tunai baru diharapkan nantinya juga dapat menambah jumlah nasabah tabungan rakyat.

Dalam kegiatan tersebut, Bank Bukopin melakukan sosialisasi dan edukasi lebih mendalam untuk memastikan bahwa para agen mengerti mekanisme layanan Laku Pandai serta mengetahui cara mengoperasikan aplikasi layanan Laku Pandai.

Para agen b-tunai yang mengikuti kegiatan edukasi dan sosialisasi tersebut memiliki latar belakang sebagai masyarakat yang sebelumnya sudah memiliki usaha seperti warung kelontong, agen pulsa ponsel, dan payment point yang berdomisili di daerah yang memiliki potensi untuk memasarkan tabungan rakyat.

Selain kegiatan edukasi, Pemerintah Kabupaten Cianjur juga meninjau langsung bagaimana  proses dan mekanisme transaksi keuangan yang dilakukan para agen b-tunai dan masyarakat sekitarnya serta menghimbau masyarakat tetap patuh atas protokol COVID-19 dengan menjaga jarak (physical distancing) dan selalu menggunakan masker.

Branch Manager Bank Bukopin Sukabumi Epik Zulfaidin mengatakan melalui kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu media bagi Perseroan untuk memberikan edukasi dalam menyampaikan informasi seputar program Laku Pandai sehingga masyarakat dapat lebih mengerti bagaimana cara memanfaatkan layanan b-tunai secara optimal dan secara umum dapat meningkatkan jumlah nasabah baru yang pada akhirnya dapat menarik minat masyarakat untuk ikut memanfaatkan fasilitas ataupun menjadi agen Laku Pandai.

“Kami yakin kegiatan seperti ini cukup efektif untuk memperkenalkan layanan Laku Pandai kepada para agen di Cipanas dan sekitarnya karena Bank bersama Pemerintah Kabupaten setempat turun langsung melakukan sosialisasi dan edukasi sehingga ada rasa percaya dari para agen untuk memasarkan produk Laku Pandai khususnya di daerah tempat tinggalnya,” ujar Epik.

Epik menambahkan dengan adanya penjelasan informasi tentang Laku Pandai dan produk-produknya, seperti b-tunai, Bank Bukopin berharap dapat memudahkan masyarakat untuk melakukan beragam transaksi keuangan.

“Para agen b-tunai dapat melayani transaksi keuangan yang dibutuhkan masyarakat, seperti pembelian dan pembayaran PLN, PDAM, pulsa ponsel, multifinance, pajak kendaraan bermotor melalui fitur Samolnas (Samsat Online Nasional),” tutup Epik.

Secara nasional, per Agustus 2020 jumlah agen b-tunai saat ini mencapai 2.766 agen.
Penyebaran agen laku pandai sudah terbentuk di seluruh cabang Bank Bukopin seluruh Indonesia.

PT Bank Bukopin Tbk (“Bank Bukopin”) adalah perusahaan yang bergerak di bidang perbankan. Didirikan pada tanggal 10 Juli 1970 dengan nama Bank Umum Koperasi Indonesia, Bank Bukopin tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak tahun 2006 dengan kode emiten BBKP.

Bank Bukopin merupakan bank yang fokus pada segmen ritel, yang terdiri dari segmen Konsumer dan UKM serta didukung oleh segmen Komersial. Sesuai dengan misi “Memahami dan Memberi Solusi kepada Nasabah”, Bank Bukopin senantiasa melakukan inovasi dan peningkatan layanan kepada para nasabah dengan melakukan modernisasi infrastruktur TI serta menyiapkan beragam produk dan layanan berbasis perbankan digital seperti aplikasi Bukopin Mobile dan aplikasi perbankan digital Wokee.

Per 31 Agustus 2020, saham Bank Bukopin dimiliki oleh KB Kookmin Bank 67%. Sedangkan pemegang saham terbesar kedua adalah masyarakat dengan kepemilikan 18,14%, disusul PT Bosowa Corporindo 11,68% dan Negara Republik Indonesia 3,18%. Bank Bukopin beroperasi di 24 provinsi, dengan 43 kantor cabang utama, 175 kantor cabang pembantu, 162 kantor kas, 9 Kantor Fungsional, 25 Payment Point, dan 834 unit ATM, serta tergabung dalam jaringan ATM Prima dan ATM Bersama. (sr-12/cles)