Motivasi Aulia Daftar Relawan Demokrasi di Pilkada 2020

September 20, 2020

 

Aulia saat mengikuti tes wawancara relawan demokrasi di Kantor KPU Sidoarjo

(SIDOARJOterkini) – Tidak banyak anak muda yang memiliki kepedulian terhadap suksesi kepemimpinan di daerahnya. Mereka kaum Millenial cenderung apatis terhadap sesuatu yang berhubungan dengan politik praktis.

Namun, lain cerita dengan Aulia (22), ia memberanikan diri mendaftar sebagai relawan demokrasi di pilkada sidoarjo.

Mahasiswi yang baru saja lulus dari Universitas Muhammadiyah Malang itu termotivasi untuk mengedukasi masyarakat agar benar-benar mengetahui visi – misi dari ketiga calon bupati dan wakil bupati sidoarjo.

“Harapannya agar masyarakat tidak salah memilih pemimpin, karena ini untuk kemajuan sidoarjo kedepan,” Kata Aulia usai mengikuti tes wawancara bersama 127 relawan demokrasi, di Kantor KPU Sidoarjo, Minggu 20 September 2020.

Selain itu, Aulia juga ingin menambah pengalaman sebagai bagian dari penyelenggara pemilu. Karena pada sebelumnya ia hanya aktif sebagai pemilih saja.

“Meskipun tidak ada bayaran, tapi saya juga ingin menambah pengalaman dan pengetahuan,” ucap perempuan yang berparas cantik itu.

Hari ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidoarjo menggelar tes wawancara relawan demokrasi. Sesuai dengan PKPU 8/2017 tentang Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu.

Dari 127 orang yang mendaftar, nanti akan dipilih 35 orang saja. Dan akan dibentuk menjadi 7 kelompok. Setiap kelompok 5 Anggota.

“35 orang yang terpilih akan diumumkan besok. Masa kerjanya selama 3 bulan. Kami juga akan berikan materi atau bimtek terlebih dahulu sebelum terjun ke masyarakat,” Kata Fauzan Adhim Komisioner KPU Sidoarjo Divisi Sosdiklih, SDM dan Parmas.

Fauzan menjelaskan 35 orang yang dipilih itu berdasarkan beberapa kreteria, salah satunya tentang kecakapan berbicara, pengalaman tentang kepemiluan dan tentunya memiliki etika yang baik.

Kretirea tersebut berkenaan dengan wilayah kerja dari Relawan Demokrasi. Yang banyak pada sosialisasi tentang pilkada dan penyampaian visi-misi dari para kandidat.

“Tugas mereka (relawan demokrasi) memberikan pendidikan pemilih, lalu memperkenalkan dan menjelaskan visi misi dari paslon saat ini,”pungkasnya (pung/cles)