Toko Galvalum Suko Sidoarjo Dibobol Maling, Aksi Pelaku Terekam CCTV

September 15, 2020

Pemilik toko memperlihatkan rekaman cctv aksi pelaku

(SIDOARJOterkini) – Toko Galvalum yang berlokasi di Jalan Raya Suko  Sidoarjo Sabtu dinihari (12/9) dibobol maling. Beberapa barang berharga dan uang tunai berhasil digondol pencuri. Kasus pencurian dengan pengerusakan (Curas) tersebut saat ini tengah dalam penyelidikan Polisi.

Pemilik toko Christian Widodo (34) warga  Tambaksari Kota Surabaya terkejut saat melihat bagian atap toko ada yang terbuka. Dirinya juga tidak mengira kondisi ruangan administrasi tokonya acak-acakan.

Selain itu, pintu ruangan tersebut terlihat rusak sejumlah barang seperti Laptop, HP dan yang sebesar Rp 3,8 juta raib. Setelah melihat CCTV, dia terkejut, ada maling masuk ke tokonya, sekitar pukul 01.00. Dia langsung menghubungi polisi.

“Waktu itu saya baru buka toko, kok ada matahari masuk dari celah atap yang jebol dan barang saya juga hilang, rupanya ada pencuri masuk,” katanya.

Dari rekaman CCTV yang ada di dalam toko itu terlihat pelaku seorang diri masuk ke dalam toko. Membobol atap lalu turun dari dinding setinggi 4 meter itu menggunakan tali. Pelaku juga merusak pintu ruangan administasi menggunakan linggis.

Pelaku kemudian mengacak-acak laci dan meja di ruangan tersebut. Pelaku tampak menghitung uang sebelum dimasukkan dalam saku celana dan dibawanya beserta HP dan laptop yang biasa dibuat kerja.

“Saya curiga pelaku tak seoarang diri, lihat saja masak uangnya ditaruh di celana yang paling dalam, sepertinya takut ketahuan teman yang menunggu di luar,” ujarnya.

Pelaku yang diperkirakan berusia 40 tahun ke atas itu, sempat melihat CCTV. Lampu di dalam ruangan lalu dihidupkan. Alhasil dia melihat ada cctv yang terpasang di pojok ruangan itu. Tak lama, kabel cctv dicabut, dan rekaman cctv mati. Tak ada yang bisa dilihat dari aksi pelaku selanjutnya.

Meski begitu, kepolisian sudah melakukan identifikasi di toko milik Christian itu. Polisi juga sudah mencoba melacak sidik jari para pelaku. Laporan juga sudah dibuat.

“Laporan sudah dibuat dan tengah dalam penyelidikan lebih lanjut,” kata Kasubbag Humas Polresta Sidoarjo, Ipda Tri Novi Handono, Selasa 15 September 2020. (cles)