Komisi D Sidak Liponsos, Minta Penambahan Dokter dan Perawat

September 15, 2020

 

(SIDOARJOterkini) – Komisi D DPRD Sidoarjo melakukan inspeksi mendadak ke UPTD Liponsos, yang terletak di Jl. Sekolahan, Sidokare Kecamatan Sidoarjo.

Dalam sidak tersebut, banyak hal yang menjadi sorotan dari komisi yang membidangi kesejahteraan rakyat itu.

Diantaranya, terkait pelayanan terhadap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan juga fasilitas lainnya.

Zahlul Yussar Wakil Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo mengatakan, terkait kurangnya pelayanan dan fasilitas di UPTD Liponsos akan segera kami tindaklanjuti dengan berkordinasi dengan OPD terkait.

“Kami juga rekomendasikan terkait penambahan, perawat dan dokter, agar bisa stay disini (liponsos), dan perbaikan fasilitas lainnya sudah dianggarkan di PAK (Perubahan Anggaran Keuangan),” Katanya saat dikonfirmasi, Selasa 15 September 2020.

BACA JUGA :  Rencana Pembangunan Depo Arsip Kandas di Tangan Tim Anggaran

Anggota Dewan termuda itu, menambahkan, memang dalam situasi pandemi covid-19, tidak mudah menjalankan tugas, oleh sebab itu, ia juga meminta dinas terkait untuk menyediakan Alat Pelindung Diri (APD), termasuk swab test. Agar semua aman dari penyebaran covid-19.

“Sidoarjo ini merupakan penyanggah kota Surabaya, maka dari itu dari fasilitas kedepan akan kita tambah lagi, karena kondisinya sekarang memang kurang layak, makanya komisi D akan mengawal ini,” ucap Politisi Partai Demokrat itu.

BACA JUGA :  Korban Tenggelam di Sungai Buntung Taman Berhasil Ditemukan Tak Bernyawa

Hal serupa juga disampaikan Kasipah Sekretaris Komisi D DPRD Sidoarjo memaparkan, dari hasil kunjungan kerja ke Kota Malang. ia menceritakan Liponsos kota malang itu setiap malam keliling, apabila menemukan ODGJ langsung diambil.

“Saya berharap, kedepan liponsos sidoarjo dapat mencontoh itu. Karena konsep tersebut sangat bagus,” ucapnya.

BACA JUGA :  Pembangunan Waduk Untuk Atasi Banjir di Tanggulangin Tak Masuk APBD 2021

Sementara, Tirto Adi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo menyampaikan bahwa kapasitas maksimal di UPTD Liponsos hanya 75 orang, sekarang penghuninya sudah 72 orang. Dan Beberapa waktu lalu sudah over kapasitas.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemkab memang sudah merencanakan untuk merelokasi liponsos ke daerah Tulangan.

“Saat ini untuk perbaikan sudah dianggarkan pada PAK, diantaranya perbaikan tralis, pembaruan cat, dan perbaikan taman,” pungkasnya.(pung/cles)