Cawabup Subandi dan Cita Pemerataan Pembangunan Hingga ke Desa

September 13, 2020

 

Subandi Cawabup Sidoarjo

(SIDOARJOterkini) – H. Subandi, SH. Bakal Calon Wakil Bupati Sidoarjo mendampingi Achmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor). Keduanya resmi mendaftar ke KPU pada 6 September kemarin, diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Nama Subandi mulai dikenal luas masyarakat sidoarjo, sejak ia terpilih sebagai Anggota DPRD dengan suara terbanyak di Fraksi PKB. Hingga dipercaya menduduki Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo.

Sebelum menjadi anggota dewan, Subandi sudah menjabat kepala desa Pabean, Kecamatan Sedati, selama dua periode.

Tentu tidak heran, jika salah satu misinya jika terpilih menjadi wakil bupati, ia akan konsen pada kesejahteraan masyarakat desa, pelayan publik dan infrastruktur desa.

Kalau hal tersebut sudah selesai, maka akan memacu perputaran perekonomian yang lebih cepat. “Fokus kami ialah membangun sidoarjo dari desa. Misalkan dari peningkatan pelayanan publik hingga pembangunan infrastruktur pendukung ekonomi,” Kata Subandi.

Pria 48 tahun itu mengatakan maju sebagai calon wakil bupati bukan karena haus kekuasaan. Melainkan untuk Perubahan pembangunan sidoarjo. Ia siap bekerja keras demi mewujudkan cita-cita membangun sidoarjo bersama Gus Muhdlor.

“Pembangunan tidak boleh hanya fokus di kota, tapi harus merata sampai ke desa-desa,” ucap suami dr. Sriatun ini.

Subandi mengatakan, membangun desa bukan hanya bualan belaka. Ia sudah mempersiapkan konsep yang matang untuk mewujudkannya. Skema percepatan pembangunan di segala sektor siap dilaksanakan.

”Kami sudah siapkan skema percepatan pembangunan infrastruktur untuk menunjang kegiatan ekonomi, sosial, dan pelayanan publik di desa. Termasuk tentu infrastruktur teknologi informasi untuk mempercepat pelayanan publik hingga ke level desa,” jelasnya.

Tidak hanya itu, pria dua bapak ini juga akan mengalokasikan kenaikan penghasilan kepala desa dan perangkatnya. Jika sekarang penghasilan kepala desa Rp 3,65 juta perbulan, sekretaris desa Rp 2,55 juta. dan perangkat desa sebesar Rp 2,19 juta per bulan.

Kalau dia terpilih pendapatan kepala desa akan dinaikan menjadi, Rp 5 juta setip bulan. Sedangkan perangkat desa setara dengan UMK (Upah Minimun Kabupaten) Sidoarjo.

“Kenaikan penghasilan bagi kepala desa dan perangkat desa ini penting untuk mendukung kinerja pelayanan publik di tingkat desa,” pungkasnya. (Pung/cles).