BHS-Taufiq Didukung 11 Kursi di Pilbup Sidoarjo, Rekom PDI-P Besok

September 1, 2020

 

BHS-Taufiq (kiri) saat menerima rekom dari AHY Ketua Umum Partai Demokrat di Jakarta

(SIDOARJOterkini) – Hari ini, DPP Partai Demokrat resmi memberikan rekom kepada Bambang Haryo Soekartono Calon Bupati – M. Taufiqulbar Calon Wakil Bupati untuk maju di Pilkada Sidoarjo.

Rekomendasi Partai Demokrat diserahkan langsung oleh Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono di Jakarta.

Sampai hari ini, Pasangan BHS-Taufiq sudah resmi mengantongi 11 Kursi legislatif. Terdiri dari Golkar (4 Kursi) PKS (4 Kursi) Demokrat (2 Kursi) dan PPP (1 Kursi).

BACA JUGA :  Indah Kurnia Minta Masyarakat Waspada Pinjaman Online Ilegal Yang Berujung Pemerasan

Agil Efendi Wakil Ketua DPC Partai Demokrat Sidoarjo mengaku siap mengawal dan memenangkan BHS-Taufiq yang sudah mendapat rekom dari partainya.

“Sebagai kader, Kami siap, mengawal dan memenangkan calon dari partai Demokrat,” Katanya saat dikonfirmasi, Selasa 1 September 2020.

Bagaimana dengan rekom dari PDI Perjuangan

PDI Perjuangan yang memiliki 9 kursi di DPRD Sidoarjo sampai hari ini belum memutuskan jagoanya di Pilbup Sidoarjo.

Samsul Hadi Sekretaris DPC PDI Perjuangan Sidoarjo mengatakan, rekomendasi PDI Perjuangan untuk kontestasi Pilkada Sidoarjo 2020 hingga saat ini masih belum turun.

BACA JUGA :  Perusahaan BHS Serahkan Sembako, Asbes dan Genting Untuk Korban Puting Beliung Desa Kloposepuluh

Menurutnya, DPP PDI Perjuangan tidak mau gegabah dalam memberikam rekom. Saat ini masih dalam proses pembahasan intens di pusat.

“Ya tunggu dulu besok. Sekarang prosesnya masih berjalan. Kita juga masih menunggu informasi dari pusat,” katanya.

Politisi muda itu juga menanggapi pesan berantai yang menyebut DPP PDI Perjuangan merekom Kelana Aprilianto – Mimik Idayana.

Menurutnya, dalam politik isu-isu seperti itu memang sering muncul, apalagi sudah mendekati masa pendaftaran di KPU Sidoarjo

BACA JUGA :  Pembangunan Waduk Untuk Atasi Banjir di Tanggulangin Tak Masuk APBD 2021

“Isu-isu seperti itu adalah bagian dari dinamika politik. Tapi secara resmi dari partai sampai hari ini belum mengeluarkan rekom,” ungkapnya.

“Tapi, dalam menanggapi isu tersebut kita harus jeli, misalkan sumber informasinya harus jelas, Apakah ada kop suratnya dari DPP PDI P? Apakah ada tanda tangan Ketua Umum? Yang pasti siapapun nanti yang direkom kita tegak lurus atas keputusan itu, sementara tunggu dulu,”pungkasnya (pung/cles).