Pendapatan BUMD Minim, Legislator Demokrat Ingin PDAU Sidoarjo Kelola Parkir Berlangganan

Agustus 25, 2020

 

Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PDAU) Sidoarjo

(SIDOARJOterkini) – Agil Efendi Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Sidoarjo, sangat prihatin dengan pendapatan dari BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) yang minim.

Khususnya, Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PDAU). kontribusinya sangat minim terhadap peningkatan PAD (Pendapatan Asli Daerah).

“BUMD Kontribusinya sangat minim, khususnya PDAU,” Kata Agil Efendi saat dikonfirmasi melalui pesan singkat. Selasa 25 Agustus 2020.

Untuk lebih meningkatkan pendapatan, Legislator Demokrat itu mengusulkan PDAU yang mengelola e-Parkir atau parkir elektronik.

“Potensi pendapatan, di parkir berlangganan sekitar Rp 30 Miliaran, kalau ini dikelola oleh PDAU maka akan sangat baik,” jelasnya.

Disisi lain, untuk pengelola retribusi parkir berlangganan dalam tahap lelang di ULP (Unit Layanan Pengadaan).

Karena setelah Parkir berlangganan dihapus, pendapatan dari parkir tidak ada yang mengurus.

“Saya ingin, PDAU juga ikut lelang untuk pengelolaan e-Parkir. Karena selama ini pendapatan dari parkir tidak masuk dalam kas daerah. Alias bocor,” ujarnya.

Selama ini, Unit usaha dari PDAU itu ada empat. Yakni Delta Property, Delta Grafika, Delta Advertaising dan Delta Gas.

Namun, nyaris dari empat unit usaha tersebut belum memberikan dampak yang signifikan terhadap PAD Kota Delta.

Untuk itu, agar perusahaan daerah itu dapat bersaing, Komisi B yang membidangi Perekonomian dan Keuangan itu akan merekomendasikan untuk pergantian struktur pengelola PDAU.

“Nanti kami komisi B akan merekomendasikan agar ditunjuk Direktur baru yang mumpuni dan profesional di bidangnya,” pungkasnya.(pung/cles)