Karena Alasan Ini, Musda Golkar Sidoarjo Ditunda

Agustus 24, 2020

 

(SIDOARJOterkini) – Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kabupaten Sidoarjo, sampai hari ini belum diputuskan.

Sebelumnya, pemilihan nahkoda baru partai berlogo pohon beringin itu dijadwalkan 19 agustus, kemarin.

Warih Andono Ketua DPD Partai Golkar Sidoarjo, menjelaskan pelaksanaan musda masih harus menunggu persetejuan dari DPD Partai Golkar Jatim. Sebab masih ada beberapa hal yang harus diseselesaikan.

“Penundaan musda ini, dikarenakan, masih menunggu DPD Golkar Sidoarjo, melakukan sertifikasi aset. Salah satunya, aset tanah dan bangunan,” katanya saat dikonfirmasi melalui telpon selulernya. Senin 24 Agustus 2020.

Warih Menambahkan. Saat ini, terkait eventarisir aset. DPD Partai Golkar Sidaorjo masih terus melakukan kordinasi dengan Golkar Jatim. Hal ini guna tidak menimbulkan masalah dikemudia hari.

“Mungkin nanti pelaksanaanya tetap dibulan agustus, atau bisa saja dibulan depan,” ungkap anggota DPRD Sidoarjo itu.

Untuk menjadi calon Ketua DPD Golkar Sidoarjo harus memenuhi lima persyaratan. Diantaranya, Menjadi pengurus partai, baik sayap, pendiri atau yang di dirikan, Minimal 5 tahun pengurus partai, Pendidikan Minimal S1, Berdedikasi bagus, tidak tercelah, Mendapat dukungan 30 persen dari hak suara atau paling sedikit 7 pemilih.

Sedangkan yang mendapat hak suara dalam musda, ialah 1 suara ketua DPD, 18 ketua Penguru Golkar Kecamatan, 1 suara Dewan Penasehat, 1 suara dari DPD Provinsi dan 1 suara dari pendiri, seperti Kosgoro, AMPI, Alhidayah dan lainnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat ini sudah ada lima bakal calon ketua DPD Partai Golkar Sidoarjo Periode 2020-2024.

Kelima kader tersebut ialah. Thoriqul Huda (Sekertaris DPD Golkar Sidoarjo), Suwono (Ketua Pimpinan Kecamatan Krembung), H. Khoirul Huda (Mantan Sekertaris DPD) Arief Backtiar (Anggota DPRD Sidoarjo dari Fraksi Golkar) dan M. Nizar (Anggota Fraksi Golkar dan Ketua BK DPRD Sidoarjo) (pung/cles)