Cak Nur Berharap, Eksekutif-Legislatif Ada Terobosan Mengatasi Banjir dan Normalisasi Sungai

Agustus 21, 2020

 

Mesin Ekskavator saat membersihkan sungai di Klopo Sepuluh, Sukodono-Sidoarjo

(SIDOARJOterkini) – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sudah beberapa tahun terakhir menggodok program untuk mengatasi banjir dan Normalisasi Sungai di Kot Delta.

Namun, rencana tersebut tidak kunjung dapat terealisasi. Hampir semua sungai mengalam Pendangkalan. Hingga menyebabkan Banjir.

“Saya harap kedepan, eksekutif dan legislatif memiliki terobosan untuk mengatasi banjir dan pendangkalan sungai,” Kata Nur Ahmad Syaifuddin Wakil Bupati Sidoarjo. Jumat 21 Agustus 2020.

Bahkan, Kata dia, pemkab dapat memberikan mesin ekskavator (bigo) kepada setiap kecamatan. Dengan dikuatkan dengan anggaran untuk operasionalnya.

“Nanti alat berat itu bisa digunakan untuk berkeliling di masing-masing kecamatan yang sungainya bermasalah,” ungkapnya.

Sementara, Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo, Suyarno mengatakan sangat menyayangkan kinerja dari dinas PUBMSDA yang tidak kunjung bergerak cepat melakukan normalisasi sungai.

“Ini seperti benang kusut, dari saking banyaknya pendangkalan sungai,”

Menurut dia, masalah normalisasi sungai yang tidak kunjung direalisasikan ini. Berkaitan dengan kemampuan dari dinas terkait. Sebab, di Dinas PUBMSDA mayoritas ditempati orang baru.

“SDMnya di orang baru semua, iya itu yang juga berpengaruh. Termasuk dalam hal menyusun renja,” pungkas Ketua Fraksi PDI-P itu. (pung/cles)