Maju Pilkada, ASN dan Anggota DPR Wajib Mundur, Petahana Hanya Cuti

Agustus 19, 2020

 

(SIDOARJOterkini) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sidoarjo sudah menetapkan, pendaftaran Calon Bupati – Wakil Bupati mulai 4-6 September 2020. Ada banyak bakal calon yang sudah mulai pasang baliho. Pertanda kesiapannya menuju pendopo delta wibawa.

Mulai dari, yang berlatar belakang pengusaha, Politikus, Anggota DPR, Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga calon petahana.

“Kalau calon petahana, aturannya hanya cuti selama 71 hari. Mulai 26 September sampai 5 Desember,” Kata Muhamad Iskak Ketua KPU Sidoarjo, saat di konfirmasi. 19 Agustus 2020.

Dan jabatan dipemerintahan akan digantikan oleh pejabat sementara (Pjs) dari pejabat dilingkungan Pemprov jatim.

Sedangkan, Calon yang berasal dari ASN, maka hukumnya wajib mundur dari jabatannya sebagai pembantu negara.

Aturan mundurnya ASN dan Anggota DPR jika maju dalam pilkada tertuang dalam Peraturan KPU Nomor 1 Tahun 2017 Pasal 4 mengamanatkan bahwa harus menyatakan secara tertulis pengunduran dirinya secara tertulis sebagai Anggota DPR atau ASN sejak ditetapkan sebagai calon.

“Itu syarat mutlak bagi anggota DPR atau ASN yang maju di pilkada,” jelasnya.

Sesuai dengan PKPU No 5 tahun 2020, tahapan pendaftaran pilkada dimulai pada 28 Agustus – 3 September untuk pengumuman pendaftaran paslon. Lalu, pendafataran dibuka selama dua hari 4-6 September.

Pengumuman dokumen paslon dan tanggapan serta masukan masyarakat pada 4-8 September, pemeriksaan kesehatan 4-11 September, penyampaian hasil pemeriksaan kesehatan 11-12 September.

Kemudian, tahap verifikasi syarat calon berlangsung pada 6-12 September. Dilanjutkan pengumuman dokumen perbaikan syarat calon 14-22 September penyerahan perbaikan syarat calon 13-16 September, dan verifikasi perbaikan syarat calon 16-22 September. Penetapan Paslon pada 23 September, dilanjutkan dengan pengundian nomor urut calon 24 September 2020 (pung/cles)