Hasil Konsultasi Dengan Mendagri, Pelaksanaan Pilkades Sidoarjo Ditunda Usai Pilkada

Agustus 18, 2020

 

Rombongan Pemkab dan Komisi A DPRD Sidoarjo saat berkonsultasi dengan Mendagri

(SIDOARJOterkini) – Komisi A bersama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mengadakan konsultasi kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terkait tahapan dan pelaksaan Pilkades Sidoarjo.

Dalam konsultasi tersebut telah disepakati, pelaksanaan Pilkades akan kembali ditunda setelah gelaran Pilkada 9 Desember mendatang.

H. Subandi Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo mengatakan, untuk pelaksanaan Pilkades tanggal 20 September sudah dipastikan akan ditunda. Karena dari hasil rapat dengan mendagri Pilkades akan dilaksanakan setelah selesai Pilkada.

“Pilkades akan dilaksanakan bulan 12 (Desember) setelah Pilkada selesai,” Katanya saat dikonfirmasi. Selasa 18 Agustus 2020.

Politisi PKB itu menambahkan, langkah selanjutnya, Komisi A meminta pemkab untuk menerbitkan perbup atau surat keputusan sebagai dasar pelaksanaan Pilkades dilaksanakan setelah Pilkada.

“Kami sudah komunikasikan dengan pak Wabup dan pak asisten untuk segera menerbitkan perbup sabagai dasar tahapan pilkades dilakukan setelah pilkada,” ujarnya.

Secara terpisah, Fredik Suharto Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinas PMD) Sidoarjo, mengatakan akan segera melakukan rapat bersama pihak terkait untuk menindaklanjuti keputusan penundaan Pilkades.

“Kita akan rapat lagi, untuk revisi SK bupati rentang Pilkades, tanggal kepastiannya masih belum diputuskan. Tapi arahan dari Mendagri dilaksanakan pada 20 Desember,” katanya.

Mantan camat waru itu menambahkan, tanggal pelaksanaan secepatnya akan diputuskan, karena dalam perda Pilkades mengamanatkan tahun 2020 ini harus selesai.

“Secepatnya akan ditetapkan kembali. Karena di Perda Pilkades 2 tahunan harus selesai tahun ini,” jelasnya (pung/cles)