Jika Trend Covid-19 Membaik, Pilkades Sidoarjo Akan Tetap Dilaksanakan 20 September 2020

Agustus 14, 2020

 

(SIDOARJOterkini) – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo tetap berkomitmen untuk melaksanakan Pilkades pada 20 September 2020.

Meski adanya SE dari Mendagri tentang permintaan penundaan pelaksanaan Pilkades, tapi sampai saat ini surat Keputusan Bupati nomor 188/563/438.1.1.3/2020 tentang Pilkades Serentak 20 September 2020 belum juga dicabut.

“Kita tetap melaksanakan Pilkades pada 20 September, sambil lalu melihat sitausi dan kondisi yang ada,” Kata Nur Ahmad Syaifuddin Wakil Bupati Sidoarjo saat ditemui usai Rapat Paripurna di DPRD Sidoarjo. Kemarin 13 Agustus 2020.

Akan tetapi, tambah Cak Nur panggilan Nur Ahmad Syaifuddin kalau situasinya kedepan semakin membaik, pihaknya bersama dewan akan menghadap langsung ke Mendagri untuk memberikan penjelasan tetang keadaan di Sidoarjo.

“Harapan kami khusus di Sidoarjo diperkenankan menggelar Pilkades,” ungkapnya.

Namun, kepastian pelaksanan Pilkades ini belum dapat diputuskan dalam waktu dekat, pasalnya pemkab sidoarjo masih akan kembali menggelar pertemuan dengan tim epidemiologi untuk memberikan masukan dan prediksi trend sebaran covid-19 sidoarjo kedepan.

Tapi yang menjadi permasalahan sekarang itu, Kabupaten Sidoarjo kembali menjadi zona merah. Padahal Cak Nur sudah menegaskan jika pelaksaan Pilkades ingin dilaksanakan 20 September, maka semua pihak harus Komitmen untuk menekan sebaran covid-19.

“ya itu masalahnya (kembali zona merah), saya sejak awalkan sudah menyampaikan, kalau kita sudah komitmen tanggal 20 september maka semua pihak harus ikut mendukung,” pintanya.

Terkait, tahapan pelaksanaannya, Cak Nur menjelaskan tetap bisa dijalankan sampai nanti pada akhirnya tinggal pencoblosan, “tahapan mestinya tetap berjalan,” tegasnya.(pung/cles)