Survei ARC Indonesia : Elektabilitas BHS Paling Tinggi, Karena Dinilai Tegas dan Merakyat

Agustus 7, 2020

 

Rusman Hadi Direktur Komunikasi Publik ARC Indonesia saat merilis hasil surveinya

(SIDOARJOterkini) – Menjelang Pendaftaran Calon Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo, pada 4-6 September 2020, Banyak kandidat yang sudah mulai bergerak menyapa masyarakat.

Lembaga Survei Accurate Research and Consulting Indonesia (ARC Indonesia) merilis hasil survei Peta Elektabilitas Kandidat Calon Bupati Sidoarjo dan Calon Wakil Bupati Sidoarjo serta Preferensi Pemilih Pilkada Sidoarjo 2020.

Direktur Komunikasi Publik ARC Indonesia, Rusman Hadi mengatakan, waktu pelaksanaan survei ini dilakukan pada 22 – 28 Juli 2020.

“Dengan mengambil sampel 400 responden di 18 Kecamatan, metode pengambilan surveinya menggunakan stratified multistage random sampling. Margin of error 5 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen,” Katanya dalam keterangan persnya, Jumat 7 Agustus 2020.

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan tingkat popularitas lima Kandidat Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo tertinggi diduduki Nur Ahmad Syafuddin 78,88%, Ahmad Muhdlor Ali 78,18%, Bambang Haryo Soekartono (BHS) 76,36%, Achmad Amir Aslichin 75,45% dan Kelana Aprilianto 50,61%.

“Ada temuan yang menarik dari survei kami, yaitu meski popularitas paling tinggi tidak jaminan elektabilitas juga paling tinggi,” Jelas Rusman.

Itu terbukti, dalam survei yang dilakukannya, popularitas BHS berada diurutan ketiga, tapi justru pada Top of Mind dan elektabiltas di posisi tertinggi.

Top of Mind yang dimaksud yaitu responden diwawancara secara spontan dengan kuisioner terbuka. Hasilnya secara berurutan BHS 20,30%, Nur Ahmad Syaifudin 11,52%, dan Ahmad Muhdlor Ali 10%.

“Pada elektabilitas juga sama, BHS unggul dengan perolehan 20,30%, disusul Nur Ahmad Syaifudin 11,21%, Ahmad Muhdlor Ali 10,61%, Achmad Amir Aslichin 5,15 %, dan berikutnya Kelana Aprilianto 3,33%,” ungkap Rusman.

Kandidat Bakal Calon Wakil Bupati Sidoarjo

Nama- nama kandidat Bakal calon Bupati sidoarjo dari segi elektabilitasnya diurutan pertama ada Hidar Assegaf paling tinggi yaitu 5,15%, disusul Mimik Indayana 3,33%, Solichin 3,33%, Ainun Jariyah 1,82%, dan Tri Susilowati 1,21%.

Rusman juga menjelaskan mayoritas pemilih atau publik mempersepsikan BHS sebagai sosok yang tegas dan merakyat.

“32,56% publik menilai BHS tegas dan 20,73% publik menganggap BHS ini merakyat. Sedang 32,86% masyarakat menilai Cak Nur berpengalaman,” tandasnya.

Pada Simulasi 4 pasangan calon, BHS juga selalu unggul. Dan yang paling unggul saat BHS berpasangan dengan Hidar Assegaf 20,00%, Nur Ahmad Syaifudin-Ahmad Muhdlor Ali 11,21%, Kelana Aprilianto-Mimik Indayana 3,94%, Agung Sudono-Sugeng Hariadi 0,30%.

“Di simulasi yang lain, BHS berpasangan dengan Ahmad Muhdlor Ali, berpasangan dengan Haries, dan perpasangan dengan Muhammad Bahrul Amig tetap unggul, tapi angkanya dikisaran 19%,” pungkas Rusman. (pung/cles)