Cak Nur : Lomba Agustusan Boleh di Gelar, Asal Jaga Jarak

Agustus 5, 2020

 

Anak-anak saat mengikuti lomba sepeda lambat Dalam rangka menyemarakan HUT RI di Desa Banjarkemantren Kecamatan Buduran, Sidoarjo

(SIDOARJOterkini) – Menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus, biasanya dirayakan dengan berbagai kegiatan lomba, baik dari tingkat anak-anak, maupun orang dewasa.

Semarak perayaan kemerdekaan pada tahun 2020 tersebut tentu akan berbeda di banding tahun-tahun sebelumnya.

Pasalnya, tahun ini Indonesia sedang dilanda pandemi COVID-19 yang mengharuskan masyarakat menjaga jarak sosial.

Nur Ahmad Syaifuddin, Wakil Bupati Sidoarjo memperbolehkan warganya untuk menyemarakan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menggelar berbagai macam perlombaan. Namun, kata dia perlombaan dapat digelar dengan tetap menjaga jarak (Psyical Distancing).

“Kami mengimbau, masyarakat untuk menggelar perlombaan dengan tetap berjaga jarak. Sesuai dengan protokol kesehatan covid-19,” Katanya saat dikonfirmasi, Rabu 5 Agustus 2020.

Selian, lomba Agustusan, Cak Nur sebenarnya juga menginginkan sekolah kembali dilaksanakan dengan tatap muka. Tapi masih terkendala dengan aturan yang dari Kemendikbud.

“Saya kepingin sekolah itu masuk, tapi harus diatur dengan baik, misalkan masuknya secara bergantian,” jelasnya.

Untuk itu, ia akan segera membahas terkait pelaksanaan sekolah dengan tatap muka, karena di beberapa daerah sudah ada yang mensimulasikan untuk sekolah tatap muka.

“Iya tentu, kami akan berusaha membuka itu, kami dengar Surabaya juga sekolahnya akan tatap muka. Kita nanti juga akan buat simulasinya seperti apa,” ungkapnya. (pung/cles)