Pengedar Sabu Pabean Sedati Diringkus Polisi

Juni 29, 2020

(SIDOARJOterkini) – Tersangka Purnomo (34) Warga Desa Pabean RT 05 RW 18, Kecamatan Sedati, Sidoarjo tidak bisa berkutik saat anggota Satresnarkoba Polresta Sidoarjo menangkapnya atas penyalahgunaan narkoba jenis sabu di rumahnya.

Kasatresnarkoba Polresta Sidoarjo AKP Indra Nadjib mengatakan, penangkapan terhadap tersangka bermula adanya informasi yang masuk tentang dugaan atas keterlibatan tersangka dalam mengedarkan narkoba jenis sabu.

“Kita terjunkan anggota untuk menindaklanjuti informasi tersebut dengan penyelidikan dan pemantauan terhadap gerak gerik tersangka,”ungkap Kasatresnarkoba saat di Mapolresta Sidoarjo, Senin 29 Juni 2020.

BACA JUGA :  Perusahaan BHS Serahkan Sembako, Asbes dan Genting Untuk Korban Puting Beliung Desa Kloposepuluh

Setelah melakukan pengintaian tambah Indra, anggota melakukan penggerebekan di rumah tersangka dan berhasil mengamankan tersangka dan mendapatkan barang bukti sabu saat dilakukan penggeledahan.

“Peran tersangka ini sebagai seorang kurir sekaligus pengedar dalam jaringan narkoba. Dia bertugas mengambil sabu yang di ranjau di suatu tempat kemudian dijual kembali,”ungkap Indra.

Lanjut Indra, sebelum ditangkap oleh anggota Satresnarkoba Polresta Sidoarjo, tersangka Purnomo, melakukan transaksi sabu-sabu seberat kurang lebih 10 gram dari seseorang yang biasa di sebut Kojek. Dengan cara di ranjau depan pabrik kawasan Tambak Sawah, Waru, Sidoarjo.

BACA JUGA :  Kapolresta Sidoarjo : Ajak Masyarakat Jogo Sidoarjo Jelang Pilkades

Setelah berhasil mengambil barang haram itu, pria yang kesehariannya bekerja sebagai tulang aluminium tersebut pulang dan membagi barang haram itu menjadi dua paket. Satu paket sabu seberat 4 gram dan satu paket lagi seberat 6 gram.

“Dari pengakuannya, yang empat gram di serahkan kepada seseorang berinisial AB. Sedangkan yang enam gram di ranjau lagi oleh tersangka di kawasan Pasar Waru atas petunjuk Kojek,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Bursa Kerja Terbuka Sidoarjo Tampung Ratusan Lulusan SMK/SMA

Tak berselang lama, Tersangka Purnomo kembali mendapat telepon dari Kojek. Dia disuruh mengambil barang lagi (sabu) ditempat yang sama. Seperti sebelumnya, setelah mengambil barang, ia bagi menjadi beberapa paket lagi.

“Tersangka belum sempat mengedarkan sabunya namun lebih dulu ditangkap oleh anggota kita,” tegasnya. (cles)