Komisi A Keliling Desa, Cek Kesiapan Pelaksanaan Pilkades Serentak Sidoarjo

Juni 4, 2020

 

(SIDOARJOterkini) – Dalam rangka mencari formulasi skema pencoblosan pemilihan kepala desa ditengah pandemi covid-19, Komisi A DPRD Kabupaten Sidoarjo melakukan sidak ke Desa Janti Kecamatan Waru Sidoarjo, Kamis 04 Juni 2020.

H. Subandi, SH Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo setelah berdialog dengan Pj Kades dan Pengurus RW di Balai Desa Janti menyampaikan bahwa pilkades ditengah pandemi corona, ini pasti ada perubahan dengan harus mengikuti protokol kesehatan. Termasuk juga penambahan anggaran sebesar Rp 20 Miliar. Tambahan anggaran tersebut hanya bisa dilakukan pada saat masa Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) sekitar bulan September sampai Oktober.

“Kami legislatif dan eksekutif sudah berkomitmen untuk menyelesaikan PAK di Bulan September, Sehingga maksimal dibulan 10 (Oktober) sudah siap dilaksanakan” Katanya saat saat ditemui di Balai Desa Janti Waru Sidoarjo.

Lebih lanjut, Subandi menilai jika pilkades tidak dilaksanakan di bulan Oktober, maka tidak mungkin dilaksanakan di bulan berikutnya, karena terlalu mepet dengan pelaksanaan pilkada 09 Desember mendatang.

“Maka dari itu kami melakukan sidak ke berbagai desa untuk menampung aspirasi, baik kendala atau masukan dalam pelaksanaan Pilkades nanti. Hasil dari sidak ini akan kami jadikan sebagai pertimbangan dalam menentukan jumlah TPS atau kebutuhan dan kegunaan tambahan anggaran,” jelas Abah Bandi sapaan akrabnya .

Hal senada juga disampaikan Warih Andono Sekretaris Komisi D DPRD Sidoarjo yang jelas akan kami akomodir, termasuk kemampuan dan kesiapan dari desa tersebut. Komisi yang membidangi Hukum dan Pemerintahan akan mengunjungi setiap kecamatan secara bergantian.

“Setelah kami keliling ke berbagai desa. Baru mayoritas aspirasi dari desa sebagai rujukan dalam menentukan skema pilkades nanti,” jelas Warih yang juga Ketua DPD Partai Golkar Sidoarjo.

Sementara Pj Kades Janti Rudi Setiawan menyambut baik kedatagan rombongan dari komisi A, menurutnya saat ini panitia di desa masih menunggu regulasi yang baru dalam melaksanakan pilkades.

“Kami masih menunggu aturan yang baru, sementara yang bisa kami lakukan saat ini preventif dan sosialisasi, sehingga ketika aturan tersebut keluar, sudah siap melaksanakan,” ungkapnya

Rudi Setiawan yang juga Plt. Camat Waru menambahkan kalau dari desa dan para calon kepala desa menginginkan pelaksanaan Pilkades dilaksanakan dalam waktu dekat ini.

“Kalau keinginan kami pelaksanaan pilkada lebih cepat lebih baik. Biar ngopinya tidak terlalu lama,” ungkapnya sambil tertawa.(pung/cles)