Bansos Tahap II Akan dicairkan Setelah Lebaran, Ini Kata Ketua Panja Covid-19 DPRD Sidoarjo

Mei 22, 2020

 

Panja Covid-19 DPRD Sidoarjo saat sidak tempat pengepakan bansos di pergudangan Safe and Lock, Lingkar Timur (22/04)

(SIDOARJOterkini) – Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, Tirto Adi saat rapat dengan Panja Pengawas Gugus Tugas DPRD Sidoarjo (13/05) menyampaikan Bantuan Sosial (Bansos) tahap kedua akan dicairkan sebelum hari raya Idul Fitri 1441 Hijriah. Rencana Bantuan tersebut akan berbentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) atau berupa uang senilai Rp 150 Ribu.

Namun setelah dikonfirmasi ulang tanggal pelaksanaan pencairan bansos tahap kedua yang dicover dana dari APBD, Tirto Adi merubah targetnya, yang awalnya sebelum lebaran kini akan dicairkan setelah lebaran.

“Bantuan tahap kedua setelah hari raya,” Kata Tirto Adi saat dihubungi melalui telepon selulernya, Jumat 22 Mei 2020.

Pihaknya beralasan, saat ini Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo sedang mendahulukan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang dari Kemensos dan Jaring Pengaman Sosial (JPS) dari Provinsi Jawa Timur serta juga BLT Dana Desa.

“Bantuan dari Kemensos sudah selesai 16 Kecamatan, sebelum hari raya kurang lebih sudah 70 persen yang tersalurkan. Sedangkan untuk BLT DD sudah hampir semau kecamatan,” jelas Tirto Adi.

Secara terpisah Choirul Hidayat Ketua Panja Pengawas Gugus Tugas Covid-19 DPRD Sidoarjo menyampaikan terkait penyaluran bansos yang dari pemda lazimnya memang disalurkan sebelum Idul Fitri. Sehingga bantuan tersebut dapat digunakan untuk kebutuhan hari raya.

“Lazimnya memang diberikan sebelum lebaran, apalagi kemarin waktu rapat sudah disampaikan akan disalurkan sebelum lebaran. Tapi kenyataannya sekarang berubah,” ungkap Choirul Hidayat saat ditemui di kediamannya di Desa Lebo Kecamatan Sidoarjo.

Ia juga menambahkan, sampai saat ini belum ada pemberitahuan secara resmi terkait mekanisme penyalurannya. Apakah berbentuk sembako atau BLT. Menurut Politisi PDI Perjuangan itu Panja sudah merekomendasikan untuk bansos tahap dua menggunaka skema bantuan langsung tunai.

“Kemarin waktu saya bertemu dengan kepala dinas sosial beliaunya tidak menjawab kapan bansos itu akan disalurkan, apakah berbentuk BLT atau sembako masih belum ada keputusan resmi yang disampaikan kepada panja,” jelas Dayat sapaan akrabnya.(pung/cles)