DJP Jatim II Serahkan Bantuan Berupa 200 Hazmat dan 71 Box Masker ke RSUD Sidoarjo

Mei 12, 2020

 

Kakanwil DJP Jatim II Lusiani Saat menyampaikan Bantuan APD dan Masker kepada Direktur RSUD dr Atok Irawan.

(SIDOARJOterkini) – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jatim II menyerahkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) berupa 200 Hazmat Suit dan 71 box Surgical Masker ke RSUD Kabupaten Sidoarjo. Bantuan ini berasal dari donasi pegawai Direktorat Jenderal Pajak.

“Hari kami serahkan bantuan 200 Hazmat Suit dan 71 box Masker yang setiap box berisi 50 lembar masker surgical, muda-mudahan ini dapat membantu atau meringankan beban tenaga medis dalam menangani covid-19,” Kata Lusiani Kepala Kanwil DJP Jatim II saat ditemui di Loby RSUD Sidoarjo, Selasa 12 Mei 2020.

Lebih lanjut, Lusiani menyampaikan bahwa bantuan Alat Pelindung Diri ini bentuk kepedulian Direktorat Jenderal Pajak kepada para tenaga medis yang berada di garda terdepan dalam menanggulangi atau menolong masyarakat yang positif virus corona.

“Dengan APD yang cukup maka, kinerja para tenaga medis juga lebih aman dalam menolong saudara kita, dan juga kami berpesan kepada masyarakat untuk mentaati PSBB yang sudah ditetapkan di Surabaya Raya, agar wabah ini cepat dapat ditanggulangi,”ungkapnya.

Sementara Direktur RSUD Sidoarjo dr. Atok Irawan menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Kanwil DJP Jatim II yang telah memberikan bantuan Baju Hazmat dan Masker, bantuan ini sangat penting dalam menunjang kinerja tenaga medis yang menangani covid-19.

“Alat pelindung diri seperti Baju Hazmat ini memang sangat penting untuk para tenaga medis, dan saya sampaikan banyak terimakasih kepada Kanwil DJP Jatim II yang telah memberikan bantuan ini,”jelasnya sesaat setelah menerima bantuan dari Kanwil DJP Jatim II di Lobby RSUD Sidoarjo

Setelah dikonfirmasi mengenai jumlah APD yang tersedia di RSUD Sidoarjo, dr. Atok tidak menjawab secara rinci, hanya saja pihaknya menyebutkan untuk stok APD RSUD Sidoarjo aman dalam tiga bulan kedepan.

“Untuk jumlahnya kami kurang pasti, tapi yang jelas insyaallah stoknya aman dalam tiga bulan kedepan,”ucap dr. Atok Irawan.(pung/cles)