Cegah Penyebaran Covid-19, Mas Iin Apresiasi Langkah Nyata TPP-P3MD Sidoarjo

Maret 30, 2020

 

(SIDOARJOterkini) – Tim Pendamping Profesional Program Pemberdayaan dan Pembangunan Masyarakat Desa (TPP-P3MD) Kabupaten Sidoarjo melakukan sejumlah upaya nyata dalam rangka pencegahan dan penanganan penyebaran virus Covid-19 di kawasan pedesaan Sidoarjo.

Upaya tersebut dilakukan dalam rangka menindaklanjuti surat edaran Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2020 tentang Desa Tanggap Covid-19 dan Penegasan Padat Karya Tunai (PKT)

Koordinator TPP-P3MD Kabupaten Sidoarjo Ulul Azmi menegaskan pihaknya mendorong dan memastikan anggaran tanggap bencana pada Bidang 5 pada Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDesa) pada 322 desa di wilayah Sidoarjo dapat segera direalisasikan.

“TPP P3MD Sidoarjo sedang melakukan upaya untuk pencegahan Covid-19 dilevel desa sesuai tupoksi (tugas pokok dan fungsi) pendamping desa. Langkah ini sebagai tindak lanjut dari SE Mendes PDTT dan Surat Edaran Bupati Sidoarjo tentang Tanggap Covid-19,” Kata Ulul Azmi kepada SIDOARJOterkini.com Senin 30 Maret 2020

Selain memastikan Anggaran di level Desa, Koordinator TPP-P3MD Kabupaten Sidoarjo melalui TAID Arif Hidayatulloh telah memastikan bahwa ada 195 unit Poskesdes dan 120 Polindes di Kabupaten Sidoarjo yang masih layak dan bisa dimanfaatkan untuk fasilitas pencegahan penyebaran Covid-19.

Selain Polindes dan Poskesdes TA PSD Moch Saichu juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sidoarjo untuk memastikan petugas kesehatan yang ada di Puskesmas dan Desa siaga dan terlibat aktif dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

“Tim kami sedang berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan tenaga kesehatan dan fasilitas Polindes serta Poskesdes dapat dioptimalkan untuk tanggap Covid-19.” tutur Ulul Azmi

Lebih Jauh, Koordinator TPP-P3MD Kabupaten Sidoarjo menyadari bahwa dalam wabah Covid-19 ini sangat berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa terutama para pedagang kecil ditingkat Desa, hal ini harus segera diatasi agar penyebaran Covid-19 tidak berlarut-larut sehingga perekonomian di tingkat Desa dapat segera membaik.

Ia juga membuka selebar-lebarnya peran pemangku kebijakan baik ditingkat Daerah maupun Provinsi untuk mendukung langkah-langkah prefentif pencegahan penyebaran Covid-19 terutama dilevel Desa agar tidak berlarut-larut.

Langkah-langkah TPP-P3MD Kabupaten Sidoarjo itu mendapatkan apresiasi dan dukungan dari anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Dapil Sidoarjo Achmad Amir Aslichin.
Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi PKB itu menyampaikan pihaknya akan terus mendorong langkah-langkah TPP-P3MD Kabupaten Sidoarjo dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

“Yang jelas kami akan mendukung sepenuhnya atas langkah-langkah yang dilakukan oleh sahabat-sahabat Pendamping desa ini,” tutur Achmad Amir Aslichin atau yang akrab disapa Mas Iin

Telah diketahui sebelumnya Achmad Amir Aslichin mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur untuk segera membentuk skema bantuan langsung kepada pekerja sektor informal yang terkena dampak Physical Distanching karena Covid-19.

Selain itu Mas Iin juga menyampaikan, bahwa pihaknya bersama anggota DPRD Provinsi Jawa Timur lainnya juga telah sepakat bahwa anggaran Kunjungan Kerja (Kunker) DPRD Provinsi Jawa Timur sebagian dialihkan untuk menambah anggaran tanggap bencana dalam mencegah penyebaran Covid-19.

“Kami berharap peran aktif Pendamping Desa di Kabupaten Sidoarjo dapat meminimalisir penyebaran Covid-19 di Desa dampingan masing-masing, sehingga Covid-19 dapat segera teratasi dan keadaan secepatnya pulih,” pungkas Amir Aslichin. (pung/cles)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *