Polisi Lakukan Penyelidikan Mendalam Terkait Kasus Perampokan Toko Di Krian

Maret 24, 2019

Toko New Rony Jaya Krian yang disatroni Perampok

(SIDOARJOterkini) – Aksi perampokan yang terjadi semalam di toko kelontong New Rony Jaya di Jalan Ki Hajar Dewantara tepatnya depan Pos PMK Krian menyisakan luka yang mendalam bagi Rony (50) pemilik toko,  uang hasil penjualan yang jumlahnya puluhan juta berhasil dibawa kabur oleh kawanan rampok yang berjumlah sekitar empat orang tersebut. Tidak itu saja Rony dan istrinya juga mengalami luka karena dipukul benda keras yang diduga senjata api.

Kapolsek Krian Kompol M Kholil mengatakan, kejadian pencurian dengan pemberatan ini terjadi saat toko sudah tutup dan korban sedang di dalam rumah.

“Kita sudah lakukan olah TKP dan saat ini sedang melakukan pemeriksaan terhadap para saksi, “ungkapnya.

Dijelaskannya, saat ini pihaknya masih melakukan proses penyelidikan dengan meminta keterangan beberapa saksi termasuk korban.

“Sabar ya, proses penyelidikan sedang berlangsung, “tegasnya.

Kapolsek Krian Kompol M Kholil

Seperti diketahui, kawanan perampok yang bersenjatakan pistol dan pedang menyatroni sebuah toko milik Roni (50) di jalan Ki hajar Dewantara Desa Katerungan Sidoarjo. Kejadian yang terjadi sekitar pukul 19.00 WIB, ketika toko New Rony Jaya yang jadi satu dengan rumah pemiliknya ini telah tutup. Para pelaku yang diketahui mengendarai mobil Avanza warna putih tersebut berhasil masuk kedalam rumah.

Di dalam rumah yang dihuni Roni ,istri dan satu pegawainyapun tidak berdaya saat para pelaku ini masuk dalam rumah dengan membawa pistol dan senjata tajam.

Salah satu saksi yang berada di lokasi mengatakan, saat kejadia dirinya hendak menjemput ibunya yang bekerja di toko tersebut.

“Saya melihat  ada mobil putih yang sedang parkir di depan toko, “ungkapnya.

Saat itu lanjutnya, yang ada diluar mobil hanya satu orang yang menjadi sopir.

“Yang diluar itu orangnya berambut agak panjang dan tidak terlalu tinggi yang kemudian masuk mobil ,”ujarnya.

Melihat mobil putih sudah bergerak ke arah selatan, dirinyapun langsung menghampiri ibunya di dalam rumah.

“Saat itu ibu saya diikat kaki dan tangannya juga mata dan mulutnyapun dilakban,” kisahnya.

Sementara itu Istri Rony tangannya diborgol dan kondisi wajahnya bengkak-bengkak yang katanya sempat dipukul dengan gagang pistol pelaku. Sebenarnya dilokasi ada kamera CCTV tapi kawanan perampok berhasil membawa pergi CPUnya.

Petugas Polsek Krian yang datang ke lokasi segera melakukan penyelidikan dan mengamankan lokasi. Tidak berselang lama anggota Satreskrim Polresta Sidoarjo juga datang ke lokasi untuk melakukan identifikasi. Beberapa barang bukti seperti borgol dan lainnya tampak diamankan petugas. (cles)