MBG Gelar Pelatihan Pembuatan Pakan Lele bagi Peternak Lele Mandiri Tanggulangin

Desember 11, 2019

 

(SIDOARJOterkini): Minarak Brantas Gas, Inc (MBGI) menggelar pelatihan pembuatan pakan lele kepada warga Desa Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Senin 9 Desember 2019.

Pelatihan yang dilakukan di balai desa ini diikuti puluhan warga, mulai dari perangkat desa, ibu-ibu PKK hingga pemuda anggota karang karuna. Mereka antusias mendengarkan pemateri Bintang Dwi dari Asosiasi Pengusaha Catfish Indonesia (APCI) Jawa Timur.

Menurut Bintang Dwi, pelatihan pembuatan pakan lele ini bisa mendorong warga, khususnya peternak lele di Desa Kedungbanteng, untuk lebih mandiri. Sebab nantinya mereka tidak perlu lagi membeli pakan lele karena bisa membuat sendiri.

Pelatihan ini juga memberikan wawasan dan edukasi kepada peternak, bagaimana bisa membudidayakan lele secara maksimal. Sebab peternak dilatih bagaimana membuat pakan yang sesuai kadar proteinnya. Pakan yang sesuai kadar protein ini akan berpengaruh pada kesehatan serta ukuran besar kecil lele saat dipanen.

“Jadi warga yang budidaya lele, setelah mengikuti pelatihan ini saya harapkan bisa berinovasi dan lebih maksimal hasilnya,” kata Bintang Dwi.

Pada kesempatan tersebut Bintang Dwi juga memaparkan potensi beternak lele di tanah air karena tingginya permintaan pasar untuk jenis ikan ini. Hal itu terlihat dari semakin banyaknya penjual makanan kaki lima dengan menu ikan lele sambal penyet.

Bukan itu saja, ikan lele juga bisa dijadikan aneka makanan olahan yang digemari dan banyak dicari masyarakat. Di antaranya dijadikan ikan lele asap, nugget, bakso, abon, selai, burger, hingga salad ikan lele.

Ketua Karang Taruna Desa Kedungbanteng, Lukman, mewakili warga mengucapkan terima kasih atas pelatihan yang diselenggarakan MBGI tersebut. Menurutnya, pelatihan ini bisa menginspirasi atau mendorong semangat terutama para pemuda-pemudi di Desa Kedungbanteng untuk berwirausaha ternak lele.

“Apalagi tadi dijelaskan peluang ternak lele masih sangat prospek karena permintaan di pasar tinggi,” kata Lukman.

Kegiatan pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan sebelumnya yang dilakukan MBGI. Sebab MBGI sudah memberi bantuan sejumlah kolam terpal serta ribuan bibit ikan lele kepada warga desa setempat. Pada awal beternak lele, MBGI memberikan bantuan pakan untuk catfish tersebut selama sebulan. MBGI juga memberikan pendampingan dan pembinaan cara beternak lele tersebut.

Public Relation Manager MBGI Arief Setyo Widodo berharap, pelatihan ini bisa memberi wawasan warga terutama kaum muda dalam berwirausaha beternak lele. Arief mengapresiasi semangat para pemuda yang ikut pelatihan dan terinspirasi untuk berwirausaha ternak lele.

“Tentu saja harapan ke depan para pemuda ini bisa mandiri secara ekonomi,” kata pria yang akrab disapa Yoyok tersebut.

Kelompok peternak lele di Desa Kedungbanteng diharapkan juga terus bertambah dan bisa mengolah sendiri menjadi aneka panganan. Sehingga hal ini bisa menyerap tenaga kerja dan menunjang perekonomian desa. Bisa saja ke depannya Desa Kedungbanteng menjadi kampung lele serta aneka makanan olahan berbahan lele. (cles)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *