Tertangkap CCTV, Jambret Beraksi di Jalan Sukodono Dua Korbannya Jatuh Tersungkur

Desember 3, 2019

Dua pelaku jambret yang sedang mencoba merampas HP korba di kawasan Sukodono, aksinya sempat tertangkap CCTV

(SIDOARJOterkini) – Dua remaja wanita menjadi korban percobaan penjambretan di Jalan Raya Dusun Besuk Desa Sambungrejo, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo.

Kejadian yang yang sempat terekam kamera CCTV tersebut terjadi Minggu 1 Desember 2019 sekitar pukul 12.15.

Dari rekaman CCTV yang berada di dekat lokasi kejadian, nampak dua korban awalnya mengendarai sepeda motor Honda Beat warna putih dan berjalan seperti biasa.

Tiba tiba dari arah belakang meluncur kencang sebuah sepeda motor Honda Vario warna putih yang ditumpangi dua pemuda langsung memepet motor korban.

Pemuda pengendara Honda Vario berusaha merampas hp korban yang diletakkan di dek depan sepeda motor.

Namun usahanya gagal kemudian sepeda motor yang ditumpangi korban mendadak terjatuh dan kedua pelaku kemudian melarikan diri dengan kecepatan tinggi.

Sekretaris Desa Sambungrejo, M. Karim membenarkan kejadian tersebut.

“Iya memang benar ada kejadian tersebut. Lokasi kejadian lebih tepatnya di RT 11 RW 4 Jalan Raya Dusun Besuk Desa Sambungrejo,” ujar M Karim , Senin 2 Desember 2019.

Ia menjelaskan korban sendiri merupakan warga Dusun Patar Kidul Desa Sambungrejo RT 16 RW 6.

“Kedua korban sendiri merupakan pelajar salah satu Madrasah Tsanawiyah swasta di Kecamatan Sukodono,” tambahnya.

Dirinya menjelaskan usai kejadian, korban langsung ditolong oleh warga sekitar.

“Kedua korban kemudian diantarkan warga sekitar ke rumahnya. Saya mendapat laporan dari warga sekitar kalau korban mengalami luka lecet di tangannya akibat terjatuh dari motor,” tandasnya.

Dari informasi yang dihimpun Dua remaja wanita yang menjadi korban percobaan penjambretan tersebut masih berstatus sebagai pelajar Madrasah Tsanawiyah berinisial SAP dan L yang keduanya masih berusia 14 tahun.

Ibu korban SAP, Riyati mengatakan anaknya itu awalnya berpamitan keluar rumah ingin mengeprint tugas sekolah di tempat fotokopi tak jauh dari rumah.

“Anak saya itu sedang memboncengkan temannya. Mereka berdua berangkat dari rumah naik sepeda motor Honda Beat,” ujar Riyati.

Kemudian saat pulang ke rumah, kondisinya tiba tiba mengalami luka lecet di tangan dan luka di bagian dekat bibir. Sedangkan sepeda motor yang dipakai juga mengalami lecet di sekitar bodi bagian kiri.

“Saya tanya habis darimana, apakah terjatuh dari sepeda motor. Anak saya langsung menjawab kalau hampir menjadi korban penjambretan dan berdua itu terjatuh karena ulah pelaku penjambretan,” jelasnya.

Riyati menerangkan kalau hp anaknya yang bermerk Oppo menjadi incaran pelaku jambret.

“Tapi pelaku hanya dapat mengambil soft case hp anak saya sedangkan hp nya sendiri terjatuh di jalan dan gagal dibawa pelaku,” tambahnya.

Dirinya juga menambahkan, dari keterangan anaknya tersebut, ciri ciri salah satu pelaku penjambretan adalah memiliki tato di bagian wajah kiri.

“Kata anak saya, pelaku pengendara Honda Vario bertopi dan memiliki tato di wajah bagian kiri. Dan anak saya juga terjatuh karena sepeda motornya ditendang dengan keras oleh pelaku,” jelasnya.

Meski begitu, dirinya belum melaporkan apa yang dialami oleh anaknya tersebut ke Polsek Sukodono.

“Belum saya laporkan ke Polsek Sukodono. Enggak tahu rencana kapan mau bikin laporannya ini,” bebernya.

Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Sukodono, Ipda Sugiono mengaku belum ada laporan sama sekali terkait peristiwa itu dari pihak korban.

“Kita belum menerima laporan apapun dari pihak korban. Meski begitu kita akan meningkatkan patroli yang ada agar kejadian seperti ini tak terjadi kembali,” tandasnya. (cles)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *