Terdakwa Kasus Penggunaan Gelar Akademis Palsu Jalani Sidang Pertama di PN Sidoarjo

November 6, 2019

(SIDOARJOterkini) – Sidang perdana kasus dugaan penggunaan gelar akademis palsu yang menghadirkan terdakwa Guntual Laremba warga Kelurahan Kebraon Karangpilang Surabaya digelar di Pengadilan Negeri Sidoarjo, Rabu 6 November 2019.

Saat hakim Erly membuka jalannya sidang, sempat menanyakan kepada terdakwa Guntual yang duduk di kursi pesakitan dengan menggunakan baju toga yang biasa dikenakan oleh para penasehat hukum.

“Saudara terdakwa, kenapa kok mengenakan toga pengacara,”tanya Erly.

Yang kemudian dijawab dengan lantang oleh terdakwa, dirinya akan mengenakan pakaian ini (toga) selama persidangan berlangsung.

“Berkaitan dengan hak sebagai warga negara, Saya tunjukkan kalau saya itu berprofesi sebagai advokat yang selalu memperjuangkan kebenaran,”ucap Guntual.

Akhirnya majelis hakimpun mengijinkan terdakwa menjalani persidangan sebagai terdakwa dengan mengenakan baju toga.

Sidang dengan agenda dakwaan yang dibacakan oleh JPU Kejaksaan Negeri Sidoarjo Ibnu menyebutkan Terdakwa telah melanggar pasal 28 jo pasal 93 UU 12 Sisdikti tentang penggunaan gelar akademik.

Usai surat dakwaan dibacakan oleh JPU, terdakwa melakukan protes keberatan terkait subtansi dakwaan yang tidak memenuhi.

“Substansi dakwaan yang disampaikan JPU harus disertakan semua,”ujar terdakwa.

Hakim Erly memberikan kesempatan kepada terdakwa untuk menyampaikan eksepsi secara tertulis yang akan disampaikan pada sidang pekan depan.

“Silahkan sampaikan eksepsi saudara secara tertulis, dan itu akan menjadi pertimbangan kita,”ungkap hakim.

Sidang ditutup dan selanjutnya akan dilanjutkan kembali para Rabu depan.(cls)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *