Dewan Minta Pemkab Segera Selesaikan Frontage Road

Juli 27, 2019

(SIDOARJOterkini)- Belum selesainya pembangunan Frontage Road Buduran-Waru terus menjadi sorotan kalangan dewan. Pasalnya, proyek jalan tersebut diharapkan bisa mengurai kemacetan.

Karena itulah, wakil rakyat di DPRD Sidoarjo ini tak henti-hentinya mendorong Pemkab Sidoarjo untuk menyelesaikan proyek jalan itu. Salah satunya, meminta pemkab membangun lahan yang sudah dibebaskan.

Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo, Abdillah Nasih, meminta kepada Pemkab untuk segera memulai pembanguan fisik Frontage Road untuk lahan yang telah dibebaskan. Dengan demikian, diharapkan pengerjaan jalan bisa tuntas akhir 2020.

Ketua Komisi C Abdillah Nasih

Abdillah Nasih memaparkan, kebutuhan lahan FR selebar 12 meter, namun lebar jalan lama yang tersedia tidak cukup, sehingga dibutuhkan lahan swasta yang harus dibeli agar lahan pedestrian tersedia. “Kendalanya pada pembebasan lahan yang belum tuntas,” tegasnya.

Menurut Nasih, jalan Frontage Road sepanjang 9,2 km terbagi dalam 3 ruas meliputi Waru-Aloha, Aloha-Gedangan, Gedangan-Buduran. “Maka selesaikan dulu fisiknya untuk lahan yang sudah dibebaskan. Ruas Waru-Aloha sudah selesai dibebaskan dan harus dikerjakan pembangunan fisiknya,” pintanya.

Nasih mengakui jika dari 3 ruas tersebut yang paling alot adalah ruas Aloha-Gedangan yang panjangnya sekitar 4 km, pasalnya menyangkut lahan milik pemerintah pusat (TNI AL) dan KAI (Kereta Api Indonesia). “Penyelesaian untuk lahan pemerintah itu masih membutuhkan proses panjang melalui hibah,” katanya.

Karena itu, pihaknya meminta agar lahan yang gampang dibebaskan diselesaikan terlebih dahulu. Setelah dibebaskan jangan menunggu lama untuk dikerjakan fisiknya.

Nasih berpendapat, jik ruas satu sudah bisa dilewati, maka akan membantu kelancaran perjalanan dari bunderan Waru ke arah Bandara, karena pengendara tidak perlu lagi memadati jalan arteri Jl A.Yani, tetapi bisa melewati poros FR Surabaya langsung ke Aloha.

Komitmen dewan untuk mendorong penyelesaian Froantage Road juga bisa dilihat dari alokasi anggaran. Bahkan di Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2019 juga ada semangat menambah anggaran.

Untuk Frontage Road tahun ini dialokasikan dana mencapai Rp 250 miliar termasuk penambahan di PAK. “Sudah dua periode masa tugas dewan ini berkomitmen menyelesaikan Frontage Road,” tandas Juana Sari juga tergabung di Komisi C DPRD Sidoarjo.

Juana Sari menyebut kendala-kendala di lapangan perlu dipetakan dan dicarikan solusi. Tentunya jika diperlukan harus ada lobi-lobi tingkat pimpinan daerah.

Pihaknya berharap agar Frontage Road bisa segera selesai dan dinikmati masyarakat. “Lalu lintas Sidoarjo-Waru padat solusinya dengan Frontage Road,” pungkasnya. (st-12/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *