Minarak Brantas Gas Gelar Pelatihan Hidroponik Untuk Warga Banjarsari

Juni 10, 2019

(SIDOARJOterkini)- Warga Banjarsari Kecamatan Tanggulangin mengikuti pelatihan hidroponik yang digelar Komunitas Sidoarjo Positif dan Minarak Brantas Gas di Balai Desa Banjarsari Kecamatam Tanggulangin, Senin (10/6/2019).

Pelatihan hidroponik ini menghadirkan pegiat hidroponik Ari Anjani. Ari adalah guruh SMK 1 Plosoklaten Kabupaten Kediri dan juga pemilik sayur hidroponik Ogiri

Berbeda dengan kegiatan pertama yang sifatnya masih teori, pada kegiatan kedua ini lebih banyak praktik cara bertanam hidroponik. Hal ini sesuai dengan tema seminar kedua, yaitu Follow up Perawatan dan Pengembangan Hidroponik. Peserta yang diundang di seminar kedua ini adalah mereka yang sudah mendapatkan pelatihan dasar hidroponik pada seminar pertama beberapa bulan lalu.

“Kelebihan tanaman hidroponik adalah lebih sehat, tidak memerlukan lahan luas karena bisa dilakukan di sekitar rumah,” kata Ari Anjani.

Sesuai namanya, hidroponik, syarat utama tanaman ini adalah menggunakan air. Maka tanaman hidroponik tidak membutuhkan lahan tanah, seperti tanaman biasanya.

Mereka yang tertarik bertanam hidroponik hanya membutuhkan instalasi hidroponik power. Instalasi itu bisa dibuat sendiri berbahan pipa paralon atau kit hidroponik.

Warga yang mengikuti pelatihan mengaku senang dan tertarik untuk menanam hidroponik di rumah. Mereka menilai kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menambah wawasan. Apalagi kegiatannya bukan sekadar teori namun juga pelatihan.

“Terima kasih kepada Minarak Brantas Gas, karena kegiatan ini bermanfaat sekaligus menginspirasi warga untuk mencoba menanamnya,” kata anggota ibu PKK Desa Banjarasri Fitria Hanim, Senin (10/6).

Sekretaris Desa Banjarasri Saefulloh berharap, kegiatan pelatihan ini masih akan berlanjut lagi ke depannya. Dia berharap masih masih ada pendampingan dari Minarak Brantas Gas terhadap warga yang berminat menanam hidroponik. Harapannya, ilmu yang didapatkan warga tidak setengah-setengah, melainkan bisa dipraktikkan langsung di rumah.

“Sehingga ilmu yang sudah didapatkan warga bisa dikembangkan untuk wirausaha,” kata Saefulloh.

Manager Public Relation Minarak Brantas Gas Arief Setyo Widodo menambahkan, kegiatan ini memang dilakukan untuk menunjang perekonomian desa sekaligus untuk menggali potensi dan mengasah sumber daya manusia (SDM) warga desa melalui bertanam sayur dengan hidroponik.

“Kami mendukung penuh kegiatan pemberdayaan masyarakat seperti ini, semoga bermanfaat untuk masyarakat,” kata Arief. (cles)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *