Keberadaan Pring Petuk Yang Selalu Diburu Para Kolektor

Mei 8, 2019

Soemarto Kolektor pring petuk 

(SIDOARJOterkini) – Meski perkembangan teknologi sudah merambah berbagai kehidupan manusia namun sebagian orang masih ada yang percaya dengan benda mistis, yang diyakini bisa membawa keberuntungan bagi pemiliknya.

Salah satunya adalah Pring Pethuk
adalah bambu yang batang buku atau ruasnya saling menghadap satu sama lain. Sampai saat ini masih dipercaya sebagai benda bertuah yang bisa menjadikan pemiliknya kaya raya.

Salah satu kolektor Pring pethuk asal Desa Wonokalang Kecamatan Krian Sidoarjo, Soemarto (76) mengungkapkan, memang sebagian orang meyakini kalau bambu petuk memiliki kekuatan magis yang luar biasa. Hal itu disebabkan karena pertemuan ruas pada pring petuk dipercaya merupakan tempat bersemayamnya makhluk halus.

“Saya memiliki pring petuk ini sudah sekitar 30 tahun yang lalu. Terkait pring petuk ini ada khodamnya kami belum membuktikan,” kata Soemarto saat ditemui dirumahnya, Selasa (7/5/2019).

Pring petuk dari berbagai jenis koleksi Soemarto

Meski hanya berwujud batang bambu, sebagian orang yang percaya untuk memilikinya dibutuhkan keberanian, wiridan serta kemampuan mata batin yang mumpuni, disamping itu memang keberadaan pring petuk ini sangat langka makanya jarang orang yang memilikinya.

“Kalau orang yang yakin sih bila dijual pring petuk ini harganya hingga puluhan juta bahkan ratusan juta,”ujar pria yang merupakan mantan kepala desa Wonokalang dari tahun 1967-2007 ini.

Bagi Sumarto, Pring petuk yang dikoleksinya hanya sekedar hiburan meski orang lain menganggap pring petuk ini mempunyai seribu manfaat. Diakuinya puluhan jenis pring petuk yang dimilikinya tersebut merupakan hobinya sejak dulu. Di rumahnya, koleksi bambu petuk itu bahkan ada yang berumur ratusan tahun.

“Koleksi pring petuk ini bagi kami hanya kesukaan atau hobi. Kalau saya nggak bisa tidur biasanya saya pegang dan ini membuat hati tenang,”tukasnya.

Dari puluhan koleksinya, pring petuk yang memiliki keunikan dan memiliki khasiat tersendiri diantaranya, Patel lele klabang sajuto ,Patel lele klabang sewu, Patel lele camplang tiga, pring petuk, pring pecah tiga,  pecah dua, dan Patel lele kembar manten. (cles)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *