Penyanyi Lara Silvy Rayakan Ultahnya Dengan Ajak Makan Bareng Kaum Dhuafa

Maret 2, 2019

(SIDOARJOterkini) – Penyanyi Lara Silvy mengajak anak yatim piatu,  kaum duafa dan abang becak Sidoarjo untuk makan bersama di sebuah restoran mewah di kawasan Taman Pinang Sidoarjo.  Sabtu (2/3/2019).

Acara ini digelar sebagai ungkapan syukur dari apa yang sudah dicapainya, sekaligus merayakan hari ulang tahun penyanyi cantik Sidoarjo dan juga ibunda tercintanya.

Diungkapkan Lara Silvy, Pada hari istimewanya kali ini dirinya bersama ibundanya hanya berusaha untuk berbagi rejeki dan bersyukur dengan apa yang sudah didapatnya dengan mengajak makan bareng anak yatim piatu, kaum duafa, abang becak juga para pedagang, yang juga kebetulan bersamaan dengan hari ulang tahun ibundanya.

“Ini bentuk ungkapan syukur dari kita,”ungkap Lara Silvy.

Dikatakannya, kalau selama ini biasanya perayaan ulang tahun identik dengan pesta dan hura-hura tapi kali ini dirinya bersama ibundanya kepingin saat rayakan ulang tahun ini digunakan untuk berbagi dengan sesama.

“Walau hanya satu piring yang kita berikan tapi sangat berarti bagi orang lain, “ungkapnya.

Saat disinggung tentang single terbaru yang baru dirilisnya “Pulang Dong Sayang” penyanyi multi talenta ini mengatakan, perhatian kepada para pahlawan devisa selama ini kurang, melalui lagu “Pulang Dong Sayang” ini dirinya ingin mendedikasikan untuk para TKI. Karena menurutnya, bukan hanya uang tapi perhatian juga mereka diperlukan.

“Mereka butuh perhatian, apalagi pemerintah saat ini tengah sibuk jelang Pemilu, nah lewat lagu ini mereka akan merasa diperhatikan”ucapnya.

Sementara itu Hj Yuni ibunda Lara Silvy mengungkapkan, apa yang dilakukan bersama putri tercintanya ini merupakan nadarnya, saat dirinya masih belum mapan dulu ingin sekali makan di rumah makan mewah.

“Tapi saat itu harganya mahal dan saya tidak mampu menjangkaunya,”tuturnya.

Nah, pada kesempatan ini dirinya bersama putrinya dengan rejeki yang diberikan oleh Allah SWT menepati janji itu bersama anak yatim piatu dan kaum duafa untuk makan bareng di rumah makan ini.

“Pastinya keinginan itu juga dirasakan oleh para anak yatim dan kaum dhuafa,”pungkasnya.  (cles)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *