Ribuan Onthelis Sepeda Kuno Ikuti Ngonthel Bumi Jenggolo II

Februari 10, 2019

(SIDOARJOterkini) – Rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo ke-160, dimeriahkan dengan kegaiatan Gowes bersama yang diikuti ribuan penggemar sepeda onthel kuno yang berasal selain dari kabupaten/kota di Jawa Timur juga dari Palangkaraya, Banjarmasin, Jakarta, Cilacap serta dari Semarang dan Jepara. Bahkan  onthelis dari negara Malaysia dan Thailand ikut ambil bagian dalam kegiatan Sidoarjo Ngonthel Bumi Jenggolo II yang diselenggarakan Pemkab Sidoarjo, Minggu pagi (10/2/2019) pagi.

Kegiatan ini juga untuk merayakan HUT Komunitas Sepeda Tua Indonesia yang ke XI. Gowes bersama menggunakan sepeda onthel tua dengan onthelis mengenakan baju lurik yang diberangkatkan dari GOR Delta Sidoarjo ini juga dicatatkan dalam rekor dunia untuk rekor ngonthel nareng dengan klambi lurik terbanyak. Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia (LEPRID) mencatat kegiatan tersebut memecahkan rekor Kosti Kota Semarang yang menggelar acara serupa.

Banyaknya peserta yang hadir dalam lomba bertajuk “Bumi Jenggolo 2 Energy Onthel Of Asia Pacific” ini membuat Polresta Sidoarjo berusaha mengamankan jalannya lomba.

Pengamanan yang Dipimpin langsung oleh Kabagops Polresta Sidoarjo Kompol Mujito mengamankan lokasi  pemberangkatan dan rute-rute yang dilewati rombongan.

Onthelis dengan berbagai model pakaian lurik dan asesoris ini diberangkatkan oleh Bupati Sidoarjo Saiful Ilah. Rute yang ditempuh mulai dari tempat pemberangkatan menuju tanggul lumpur dan kembali ke GOR Sidoarjo. Dari tanggul lumpur, rute diarahkan ke pusat tas dan koper Tanggulangin. Setelah berhenti sejenak, para onthelis tersebut melanjutkan perjalanannya ke GOR Sidoarjo.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengaku bangga terselenggaranya kegiatan tersebut. Ada ribuan peserta yang mengikutinya. Selain itu yang ikut tidak hanya dari Indonesia saja. Negara tetangga Malaysia dan Thailand ikut berpartisipasi memeriahkan hari jadi Kabupaten Sidoarjo tahun ini. Ia juga sampaikan kegiatan kali ini memecahkan rekor dunia. Dan ia berharap melalui kegiatan seperti ini dapat menjadi ajang promosi kerajinan UMKM masyarakat Sidoarjo.

“Kegiatan seperti ini bisa berdampak positif terhadap dunia pariwisata di Sidoarjo,” pungkasnya.

Ketua Umum dan Pendiri LEPRID Paulus Pangka SH mengatakan ada dua rekor pada kegiatan Sidoarjo Ngonthel Bumi Jenggolo kali ini. Selain rekor untuk peserta ngonthel terbanyak juga untuk rekor ngonthel menggunakan busana lurik terbanyak. Ia bahkan mencatat ada 12 ribu peserta dalam kegiatan kali ini.

“Hari ini bukan hanya satu rekor, tapi kita berhasil menciptakan satu rekor baru dunia yaitu rekor ngonthel menggunakan busana lurik terbanyak, ada dua rekor yang tercipta hari ini,”ucapnya. (cles)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *