Vigit Waluyo Dijenguk PHnya, Jelang Diperiksa Satgas Anti Mafia Bola

Januari 23, 2019

M Sholeh Penasehat Hukum Vigit Waluyo Saat Di Lapas Sidoarjo

(SIDOARJOterkini) – Penasehat hukum terpidana Vigit Waluyo, M Sholeh kembali mendatangi Lapas Sidoarjo jelang menjalani pemeriksaan Satgas Anti Mafia Bola yang dijadwalkan pada hari Kamis  (24/1/2019).

Menjelang rencana tersebut, Vigit Waluyo yang sedang mendekam di dalam Lapas Sidoarjo disebut sedang tidak sehat alias sakit.

“Kondisinya tidak sehat. Saya lihat wajahnya masih pucat.  Jantungnya tidak stabil dan psikologisnya juga saya lihat belum stabil,” kata M Sholeh, kuasa hukum Vigit usai menjelang kliennya di Lapas Sidoarjo, Rabu (23/1/2019).

Kendati demikian, Sholeh mengaku tidak bisa memastikan. Karena yang berhak menyatakan sakit atau tidak adalah dokter.

Dijelaskan Sholeh, meski kondisinya sedang sakit namun dengan berbagai pertimbangan Vigit memilih dirawat di dalam Lapas . Diantaranya, jika harus keluar, dia akan menghadapi media dan sebagainya.

“Saya datang untuk memastikan kabar tentang rencana pemeriksaan tersebut. Dan pihak lapas juga menyatakan demikian. Harapan saya Pak Vigit sehat dan bisa menjalani pemeriksaan,” lanjutnya.

Tapi, masih kata Sholeh, sebelum pemeriksaan kan ada pertanyaan tentang kondisi kesehatan saksi. Jika tidak, kemudian dokter memeriksa untuk memberi rekomendasi apakah pemeriksaan bisa dilanjutkan atau tidak.

Sholeh enggan berkomentar tentang materi pemeriksaan dan sebagainya.

“Besok sajalah kalau tentang itu,” tandas pengacara asal Sidoarjo tersebut.

Ditegaskannya, sejauh ini belum pernah ada pemeriksaan dari Satgas Anti Mafia Bola kepada Sigit. Jika besok diperiksa, berarti itu bakal menjadi pemeriksaan pertama.

Vigit mendekam di dalam penjara terkait kasus korupsi di PDAM Sidoarjo. Yakni aliran dana dari PDAM kepada Deltras Sidoarjo ketika Vigit mengelola klub sepakbola Sidoarjo tersebut.

Belakangan, nama Vigit banyak disebut terkait kasus mafia bola. Utamanya kasus pengaturan skor dan kabar terkait pemberian uang kepada Mbah Putih sebesar Rp 115 juta untuk membantu dan meloloskan PS Mojokerto Putra dan PSS Sleman melaju ke Liga 1.(cles)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *