Berikut Tanggapan Calon Penumpang Terkait Akan Diberlakukannya Bagasi Berbayar Oleh Maskapai Penerbangan

Januari 15, 2019

(SIDOARJOterkini) – Sejumlah maskapai penerbangan berencana segera menerapkan bagasi penumpang berbayar. Hal ini mendapatkan berbagai reaksi dari masyarakat pengguna jasa penerbangan. Meski penerapan tarif bagasi ini belum dilakukan namun banyak masyarakat yang mengeluhkan rencana tersebut.

Tercatat ada tiga maskapai akan mengenakan biaya tambahan bagi penumpangnya yang kelebihan barang bawaannya di atas 7 kilogram yakni Lion Air, Wings Air dan Citylink.

Dari sumber yang didapat, tarif bagasi untuk Lion Air, tambahan untuk bobot 5 kilogram (kg) sebesar Rp 155 ribu, 10 kg Rp 310 ribu, 15 kg Rp 465 ribu, 20 kg Rp 620 ribu, 25 kg Rp 755 ribu, dan 30 kg Rp 930 ribu. Hal tersebut akan membuat penumpang akan berpikir lagi untuk membawa barang bawaan yang kelebihan muatan karena akan merogoh kocek lebih dalam.

“Saya keberatan dengan rencana bagasi penumpang berbayar ini karena biaya yang akan dikeluarkan akan semakin mahal,ā€ kata Syarifudin di Bandara Internasional Juanda Surabaya(15/1/2019).

Hal senada juga diungkapkan calon penumang Muhammad Fai, dirinya yang akan ke Banjarmasin bersama keluarga harus berpikir ulang barang bawaan yang akan dibawanya karena takut kena charge lebih mahal dari harga tiketnya.

ā€œ Keberatan juga kalau nanti kena charge lebih mahal,padahal perginya bersama keluarga. Akhirnya nanti kalau balik ke Surabaya cari maskapai lain yang belum menerapkan tarif bagasi berbayar,ā€ ujar Fai.

Seperti diketahui, sejumlah maskapai pada 22 Januari 2019 mendatang akan menerapkan bagasi berbayar kepada penumpangnya yang membawa barang bawaan diatas 7 kilogram.

Bila aturan ini diterapkan, bukan tidak mungkin para calon penumpang akan memilih menggunakan maskapai penerbangan dengan harga tiket normal dan tidak kena charge bagasi. (cles)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *