Pasang Kabel Bertiang Bambu Di Jalan Pahlawan Sidoarjo, Jungkalkan Pengendara Motor

Januari 10, 2019

 

(SIDOARJOterkini) – Dua pemuda terjungkal di jalan raya Pahlawan Sidoarjo tepatnya di depan ruko Pondok Mutiara akibat pemasangan kabel jaringan yang asal-asalan. Satu korban mengalami luka lecet dan satu lagi kritis di Rumah Sakit lantaran paru-parunya bocor tertusuk tulang rusuk yang patah.

Korban yang kritis bernama Alfian (19), warga Jalan Gembili 3, Jagir, Wonokromo, Surabaya.

Menurut petugas yang berada di lokasi Aiptu Toni Darmawan menjelaskan, peristiwa laka tunggal tersebut terjadi pada Sabtu (5/1) dini hari sekitar pukul 02.00 wib. Saat itu korban bersama satu rekannya di jalan Depan RS Delta Surya tersebut. Korban bersama rekannya itu mengendarai motor W 2236 OB melaju dari arah timur ke barat jalan raya tersebut.

“Keduanya pulang latihan silat, di kota,” katanya.

Lanjut, Toni saat melaju di depan ruko pondok Mutiara, tiba tiba tubuh korban menyangkut kabel yang putus. Kabel tersebut melintang dari utara ke selatan. Saat kedua korban di lokasi, tiba-tiba kabel tersebut putus.

“Kabel putus setelah ada truk yang melintas dan mengenai korban yang sedang melaju,”terangnya.

Akibat terkena kabel itu,  Alfian tak dapat mengendalikan stir motornya. Ia pun terjatuh dari kendaraan. Akibat terjatuh itu Alfian mengalami luka parah karena tulang rusuknya patah dan menusuk paru-parunya.

” Sekarang (10/1/2019) korban masih kritis. Korban sebelumnya di rawat di RS Delta Surya, kemarin dirujuk ke RSAL,”jelasnya.

Tony mengungkapkan, pemasangan kabel tersebut terkesan asal-asalan. Karena tiang  penyangga kabel yang berada di median jalan terbuat dari bambu.

“Pemasangan jaringan kabel ini sangat membahayakan pemakai jalan, tiang penyanggahnya dari bambu,”ungkapnya.

Saat ini unit Laka Lantas Polresta Sidoarjo, sudah melakukan upaya penelusuran terhadap si empunya yang punya kabel. Sayangnya saat di telusuri ke pihak Telkom maupun PLN yang diduga sebagai pemilik kabel tersebut, tidak ada yang mengakui.

“Kedua instansi itu tidak ada yang mengakui, kabel yang melintang di raya Pahlawan itu,” bebernya.

Namun anehnya setelah adanya kecelakaan yang memakan korban dua remaja itu. Sekarang keberadaan kabel tersebut telah di potong untuk menghilangkan jejak.

“Meskipun telah dipotong, besok akan kita telusuri dengan tim. Kalaupun tidak ada yang mengakui kasus ini akan kita limpahkan ke Satreskrim Polresta Sidoarjo,”pungkasnya.(cles)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *