Disperindag Gandeng Unesa Gulirkan Program Sekolah Pasar Untuk Wujudkan Pasar Ber-SNI

Desember 27, 2018

(SIDOARJOterkini) – Seiring berkembangnya peradaban di masyarakat, keberadaan pasar tradisional menjadikan sebuah permasalahan yang harus ditemukan solusinya. Beberapa pasar tradisional yang berada di kawasan Sidoarjo telah berubah menjadi pasar semi modern.

Dinas Perdagangan Kabupaten Sidoarjo menggulirkan sebuah program Sekolah Pasar sebagai upaya untuk menyiapkan keberadaan pasar ini yang berstandar nasional (SNI).

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Sidoarjo Fenny Apridawati mengatakan, sekolah pasar yang diprogramkan dinas perdagangan untuk meningkatkan SDM para pedagang pasar yang nantinya akan menjadikan pasar berstandart nasional

“Di sekolah pasar ini akan diajarkan bagaimana pengelola dan pedagang pasar menjadi lebih baik, “ungkap Fenny,  Kamis (27/12/2018).

Dipaparkannya, pihaknya menggandeng Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dalam menjalankan program sekolah pasar yang akan diajarkan etika berbisnis baik itu kepada pengelola maupun para pedagang pasar.

“Kepada para pengelola pasar juga akan diajarkan cara menjalankan Standar Operasional Pedagang (SOP) yang nanti akan diberikan oleh rekan-rekan dari FE Unesa,”tuturnya.

Nantinya, proses belajar mengajar akan diberikan tidak hanya di dalam kelas tapi juga langsung di pasar. Sementara ini sudah tiga pasar yang telah mengikuti sekolah pasar ini,  Sukodono, Wonoayu dan Gedangan dari 19 pasar yang ada di Sidoarjo.

“Waktu sekolahpun disesuaikan dengan waktu luang para pedagang, yaitu saat mereka menutup dagangannya, “tegasnya.

Dari program sekolah pasar ini pihaknya akan merubah keberadaan pasar akan menjadi lebih bagus dan mempunyai standar nasional.

“Dengan demikian pembeli yang datang akan ketagihan untuk datang kembali ke pasar tersebut,”tandasnya.

Sementara itu Bupati Sidoarjo Saiful Ilah mengatakan, mengapresiasi dengan program sekolah pasar yang dilaksanakan Dinas perdagangan dan perindustrian ini. Dengan sekolah pasar ini tentunya pasar-pasar yang ada di Sidoarjo akan semakin baik.

“Dengan demikian Keberadaan pasar tradisional benar-benar akan terasa seperti pasar modern, “ujar Saiful.

Masih Saiful, sekolah pasar ini untuk meningkatkan kualitas SDM bagi pengelola dan para pedagang dalam menjalankan ekonomi pasar.

“Hal tersebut tentunya dibarengi dengan pembangunan fisik pasar, sehingga SDM dan kondisi fisik pasar akan menjadikan bertambah baik, “pungkas Saiful. (cles)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *