PT Pegadaian (Persero) Kantor Area Surabaya 2 Berikan Bantuan CSR

Desember 21, 2018
Ekbis Indeks Profil   181 views

 

Deputi Bisnis PT Pegadaian (Persero) Kantor Area Surabaya 2 M Nur Kazan (Baju Kotak-kotak Biru) Saat memberikan Bantuan CSR kepada Masjid Al Ikhlas

(SURABAYAterkini) – Kepedulian terhadap lingkungan sekitar ditunjukkan oleh PT Pegadaian (Persero) Kantor Area Surabaya 2. Salah satunya dengan memberikan bantuan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). CSR tersebut diberikan ke Masjid Al Ikhlas di Pondok Buana Bluru Sidoarjo senilai Rp 39.405.000 pada 15 Desember lalu.

Pimpinan Cabang PT Pegadaian Cabang Sidoarjo Tom Sutoro mengatakan, CSR tersebut diberikan dari hasil profit PT Pegadaian sebagai perusahaan BUMN. Diharapkan, dengan bantuan tersebut maka pembangunan Masjid Al Ikhlas bisa dilanjutkan.

“CSR kami diharapkan bisa membantu masyarakat,” katanya.

Dia mengungkapkan, bantuan CSR tersebut diberikan langsung oleh Deputi Bisnis PT Pegadaian (Persero) Kantor Area Surabaya 2, M Nur Kazan. Bantuan CSR itu diberikan dalam bentuk bangunan sesuai dengan nilai CSR yang diberikan.

“Sudah kami survei kebutuhannya,” ujarnya.

Mantan Pimpinan Cabang PT Pegadaian Cabang Gresik dan Probolinggo ini menambahkan, pemberian CSR bermula dari proposal yang diajukan masyarakat. Namun, tim dari PT Pegadaian juga melakukan survei di lapangan terkait kelayakan penerimaan CSR.

“Jadi kami ingin CSR yang diberikan tepat sasaran serta bermanfaat,” terangnya.

Sebelumnya, bentuk CSR yang diberikan juga bermacam-macam. Di antaranya beasiswa kepada siswa yang kurang mampu.

“CSR merupakan profit dari kinerja yang selama ini telah kami lakukan. Kami ingin berkontrubusi untuk masyarakat,” ucapnya.

Sejumlah program dari PT Pegadaian juga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Tidak hanya mengenal gadai tetapi sejumlah program di antaranya pinjaman kreasi, dan krasida juga sangat bermanfaat. Pada tahun 2017, PT Pegadaian Cabang Sidoarjo memberikan pinjamaan outstanding loan senilai Rp 92,7 miliar. Hingga 18 Desember 2018 nilainya bahkan sudah mencapai Rp 103,9 miliar.

“Banyak perhiasan emas yang digadaikan oleh masyarakat,” pungkasnya. (st12)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *