Inilah Upaya Sidoarjo Positif Dan Lapindo Untuk Dongkrak Ekonomi Para Ibu Pelaku UKM

Desember 15, 2018

(SIDOARJOterkini) – Upaya untuk meningkatkan perekonomian para kaum ibu dari Desa Kedungbanteng, Desa Kalidawir, dan Desa Penatarsewu dilakukan oleh Komunitas Kepemudaan Sidoarjo Positif. Para kaum ibu dari ketiga desa tersebut diajak untuk mengikuti pelatihan dengan berkunjung ke Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, Jumat (14/12/2018).

Kegiatan yang bertajuk “Seminar Marketing dan Studi Banding Bersama Ibu-Ibu dari Desa Kedungbanteng, Kalidawir, dan Penatarsewu,” ini digelar agar para ibu-ibu ini nantinya mampu memasarkan produknya dimulai dari tata cara pengemasan hingga menjualnya.

Kepala Seksi Pengembangan Pemasaran Bidang UMKM Diskop dan UMKM Jatim Totok Indarto memberikan apresiasi kepada par ibu yang sudah meluangkan waktunya untuk mendapatkan pengetahuan mengenai marketing produk.

“Patut diapresiasi apa yang sudah dilakukan para ibu-ibu ini. Mereka datang dan membawa produk, tinggal pengetahuan mengenai pengemasan dan marketing saja harus ditempa,” ujar Totok usai memberikan pelatihan yang digelar di ruang seminar Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur ini.

Pada kesempatan tersebut Ibu-ibu dari ketiga desa tersebut mengikuti dua kegiatan, yakni seminar pemasaran produk dan para peserta ini juga dapat mempelajari bentuk-bentuk produk UKM yang dipasarkan di Galeri UKM Dinkop Jatim.

Diungkapkan ibu Rina salah satu peserta dari Desa Kalidawir, pihaknya sangat berterimakasih kepada Sidoarjo Positif dan Lapindo Brantas yang telah menggelar kegiatan yang berharga dan sangat bermanfaat bagi kemajuan usahanya.

“Pelatihannya lengkap, hal seperti ini yang sulit kita dapat walau sekalipun kita sudah punya produk, terima kasih untuk Sidoarjo Positif dan Lapindo Brantas,” ujarnya.

Sementara itu Public Relation Superitendent Lapindo Brantas Inc.  Munajat Kholil mengatakan, apa yang sudah dilakukan oleh Komunitas Sidoarjo Positif dengan melakukan pemberdayaan terhadap warga desa tentunya sangat bermanfaat dalam mendongkrak perekonomian para ibu-ibu ini.

“Kita akan selalu dukung untuk kegiatan positif seperti ini. Semoga dengan kegiatan ini, warga lebih tertarik untuk meningkatkan pengetahuan terkait usahanya,”ungkap Munajat Kholil.

Dirinya berharap, setelah mendapatkan pelatihan ini para ibu-ibu mampu memanfaatkan wadah ini untuk menggerakan kapabilitas warga.

“Harapan dari Lapindo agar warga bisa membuka wawasan, dan termotivasi meningkatkan  produknya, dipasarkan, dan meningkatkan kesejahteraan warga di sekitar area lapindo,” tukasnya.

Koordinator Sidoarjo Positif Vanda Ika Paramitha menjelaskan, kegiatan yang digelar ini merupakan kegiatan rutin dilakukan sebagai bentuk tindak lanjut dari kegiatan pelatihan pembuatan kue kering.

“Sebenarnya kita telah rutin, sebelumnya kan pelatihan kue, kelanjutannya kita berikan pelatihan marketing, supaya lebih strategis,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya sangat berterima kasih kepada Lapindo Brantas yang telah mendukung penuh kegiatan ini.

“Terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Lapindo Brantas dan fasilitas/ilmu yang diberikan oleh Dinkop UKM Jatim, ini adalah bukti bahwa Lapindo mendukung penuh pemberdayaan masyarakat di desa tersebut,” ujarnya. (cles)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *