Kabupaten Sidoarjo Raih Penghargaan IGA 2018 Karena 19 Inovasi Yang Dilakukan

Desember 8, 2018

(SIDOARJOterkini) – Kabupaten Sidoarjo berhasil meraih penghargaan sebagai daerah terinovatif pada Malam Penghargaan Innovative Government Award (IGA) Tahun 2018, di Sahid Hotel, Jakarta, Jumat (07/12/2015).

Kabupaten Sidoarjo meraih total nilai 7084, menempati urutan ke tujuh (7) dari sepuluh kabupaten penerima IGA 2018. Penghargaan berupa sertifkat diterima oleh Bupati Sidoarjo Saiful Ilah didampingi Kepala Bappeda Agoes Budi Cahyono, Kepala Badan Pelayanan Pajak Joko Santoso, Kepala DPMPTSP Ari Suryono, Kabag Organisasi Ahadi Yusuf dan anggota DPRD Sidoarjo, Ketua Komisi D Usman, Ketua Komisi C Abdilah Nasih dan Ketua Fraksi PKB Ahmad Amir Aslichin.

BPP Kemendagri menilai, Sidoarjo merupakan daerah yang sangat inovatif. Ada 19 inovasi yang sudah diverifikasi dan ditinjau langsung oleh tim BPP saat melakukan kunjungan ke Sidoarjo beberapa waktu lalu.

19 inovasi tersebut antara lain, Sippadu, Sipekat, E-Procurement, RDS (Regional Development System), Siksda, Hibos (hibah dan bansos) dan Sistem Manajemen Aset Daerah, M Bonk, Sigap, Sipandu,  Inovasi di bidang pelayanan kesehatan, seperti Si Maneis, Siap Tarik,Sejiwa dengan Jempol, Kopisemel. Sedangkan inovasi di tingkat kecamatan, Sidoarjo memiliki inovasi, Berkas Mlaku Dewe, Si Cantik, Cepetmari, Cepet Mule, Sipetek.

Mendagri Tjahjo Kumolo , secara simbolis memberikan penghargaan kepada tiga daerah provinsi, kabupaten/kota yang terinovatif. Disampaikannya, pihaknya menyampaikan ucapan selamat kepada daerah yang mendapatkan penghargaan pada Malam Penghargaan Innovative Government Award (IGA) Tahun 2018.

“Dari catatan Kemendagri setiap tahun tidak lebih dari 27 Kementerian/Lembaga, termasuk berbagai media massa yang memberikan penghargaan kepada daerah. Dari 27 itu dari sisi Kemendagri ada 9 yang masuk kategori yang terseleksi terbaik akan mendapatkan Parasamya Purnakarya Nugraha”, ujarnya.

Tjahjo Kumolo juga menyampaikan bahwa Pemberian penghargaan Innovative Government Award Tahun 2018 ini, merupakan momentum kebangkitan bangsa Indonesia dengan diberikannya penghargaan kepada daerah-daerah yang telah melahirkan inovasi-inovasi unggulan yang memberikan manfaat bukan hanya bagi daerahnya masing-masing tetapi juga memberikan kontribusi manfaat bagi bangsa dan negara. Daya saing Indonesia secara global tahun ini berada pada posisi ke-36 dari 137 negara. Indonesia pada tahun lalu masih menempati posisi ke-41.

“Inovasi-inovasi tersebut merupakan cikal bakal meningkatnya daya saing daerah yang kemudian terakumulasi menjadi peningkatan daya saing nasional” terangnya.

Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, usai menerima piagam penghargaan mengatakan, yang paling penting tujuan dalam membuat inovasi adalah bertambah baiknya pelayanan publik di Sidoarjo, pihaknya berkomitmen mewujudkan kemudahan pelayanan publik bagi masyarakat Sidoarjo, dengan tag line “ Satu perangkat daerah satu inovasi”.

“Dalam waktu dekat ini, seluruh pelayanan publik akan dipusatkan di MPP (Mal Pelayanan Publik) yang terletak di Gedung Serba Guna, jl. Lingkar Timur Sidoarjo. Mulai dari pelayanan yang ada di dinas kependudukan dan catatan Sipil, dinas perijinan, badan layanan pajak hingga mengurus paspor”, urai Bupati Saiful Ilah.

Saat ini jumlah inovasi yang dimiliki Sidoarjo ada 73 inovasi, Bupati Saiful Ilah terus mendorong agar OPD lebih kreatif dan peka dalam membuat inovasi yang berorientasi pada kebutuhan publik dan inovasi tersebut bisa membuat system kinerja pemerintah daerah menjadi lebih efektif dan transparan.

Pada acara Malam Penghargaan Innovative Government Award (IGA) Tahun 2018 tersebut daerah – daerah yang mendapatkan penghargaan, yaitu untuk provinsi: Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Barat, DKI Jakarta dan Bali.

10 kabupaten yang mendapat penghargaan diantaranya: Banyuwangi, Padang Pariaman, Banggai,  Gresik, Kulon Progo, Klungkung, Sidoarjo, Agam, Pacitan, Musi Rawas.(cles)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *