Kabupaten Sidoarjo Raih Penghargaan DTU Dan PTU 2018

Desember 6, 2018

(SIDOARJOterkini) – Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita menetapkan sembilan daerah dengan predikat Daerah Tertib Ukur (DTU) dan 288 Pasar Tertib Ukur (PTU)  di 101 Kabupaten/Kota di wilayah kerja Balai Standarisasi Metrologi Legal (BSML) Regional I, II, III dan IV. Sejak 2010 hingga tahun ini sudah ditetapkan sebanyak 35 DTU dan 964 PTU.

Penetapan predikat DTU tahun 2018 tersebut, tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Perdagangan RI Nomor 1330 tahun 2018. Adapun sembilan daerah yang menerima predikat DTU yaitu Buleleng, Kota Pekanbaru, Kota Ambon, Kab. Cirebon, Kota Tanjung Pinang, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Sidoarjo, Kota Kupang dan Kota Mataram.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita kepada Bupati Sidoarjo Saiful Ilah di di Aula Hotel El Royale Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (6/12/18).

Disampaikan Mendag Enggartiasto Lukita usai menyerhkan penghargaan, pembentukan DTU dan PTU harus menjadi bagian dari budaya masyarakat dan aparat. Dengan begitu slogan Tertib Ukur Mencerminkan Budaya Jujur Dapat melekat serta menjadi cara hidup masyarakat.

“Salah satu program prioritas Kementerian Perdagangan RI adalah melakukan revitalisasi pasar sebanyak 5000 pasar rakyat hingga tahun 2019. Revitalisasi pasar bertujuan untuk meningkatkan daya saing pasar rakyat, baik dari sisi kenyamanan berbelanja maupun kepastian kualitas, dan kuantitas barang yang diterima oleh masyarakat/konsumen”, kata Enggartiasto.

Acara ini juga dihadiri oleh penerima penghargaan PTU 2018 sebanyak 101 Kabupaten/Kota. Salah satunya Kabupaten Sidoarjo menerima penghargaan PTU sebanyak 19 Pasar Rakyat di Kabupaten Sidoarjo yang diterima oleh Bupati Sidoarjo.

Bupati Sidoarjo Saiful Ilah mengatakan penghargaan Daerah Tertib Ukur dan Pasar Tertib Ukur diberikan kepada 19 pasar yang ada di Kabupaten Sidoarjo. Ke 19 pasar tersebut telah melakukan Tera terhadap UTTP (Ukur Takar Timbangan dan Perlengkapannya) dengan baik.

“Jadi masyarakat tidak perlu ragu terhadap keakuratan UTTP di 19 pasar tersebut,” ungkap Saiful Ilah,

Sumbangan PAD Sidoarjo dari Tera sampai bulan November 2018 telah mencapai Rp 889 Juta.

Khusus untuk pasar Sukodono sudah diajukan untuk menerima Standart SNI (Standart Nasional Indonesia). Secara kelayakan pasar Sukodono sudah memiliki IPAL, ruang menyusui dan alat pemadam kebakaran ringan.

Dengan diterimanya penghargaan tersebut, Saiful Ilah mengatakan akan terus menggencarkan tera ulang terhadap seluruh alat ukur dan kelengkapannya di seluruh tempat yang dilaksanakan jual beli.

“Harapannya kedepan ke 19 pasar di Sidoarjo bisa mendapatkan SNI,” ungkap Saiful Ilah di dampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Feny Apridawati dan Kabid Perdagangan Listianingsih.

Sebagai bentuk apresiasi, Kemendag memberikan penghargaan kepada Kabupaten/Kota yang ditetapkan sebagai DTU berupa piagam penghargaan dan bantuan timbangan masing-masing 200 unit timbangan.

Penetapan sebagai PTU  2018 tercantum dalam Keputusan Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen Dan Tertib Niaga Nomor 316 Tahun 2018 tentang Penetapan Pasar di Kabupaten Sidoarjo Provinsi Jawa Timur sebagai Pasar Tertib Ukur Tahun 2018.

Sementara itu Kepala Disperindag Kabupaten Sidoarjo Fenny Apridawati mengaku bangga dengan yang telah diraih kabupaten Sidoarjo sebagai DTU dan PTU. Kedepan pihaknya akan memaksimalkan UPT Metrologi Legal (ML). Dan seluruh timbangan di pasar-pasar harus memiliki Cap Tanda Tera (CTT).

“Hal ini harus dilakukan karena kabupaten Sidoarjo sudah berpredikat sebagai DTU dan PTU”tegas Feny.  (cles).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *