Bapak Bejat Asal Tarik Gauli Anak Kandungnya Selama Dua Tahun

Desember 6, 2018

(SIDOARJOterkini) –  Hendra Dwi Cahyono (34), warga Dusun Centrong, Desa Kalimati, Kecamatan Tarik pelaku pemerkosaan terhadap anak kandungnya Bunga (12) jalani sidang di Pengadilan Negeri Sidoarjo, Kamis (6/12/2018).

Pria bejat yang menyandang status terdakwa ini duduk di kursi pesakitan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Ia didakwa Pasal 81 ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak.

Dalam surat dakwaan, aksi bejat terdakwa itu dilakukan dalam kurun waktu dua tahun, tepatnya sejak tahun 2016 hingga 2018.

“Perbuatan itu dilakukan terdakwa berkali-kali di rumahnya,” ucap Kusyati, JPU Kejari Sidoarjo usai sidang tertutup dengan agenda dakwaan yang diketuai Joedi Prajitno SH, Kamis (6/12/2018).

Untuk melancarkan nafsu bejatnya, Hendra meminta putrinya memijat badannya ketika berada di kamar yang juga diketahui oleh istrinya, EM dan anak lainnya. Namun, setelah istrinya dan anak satunya tertidur pulas, terdakwa membujuk putrinya untuk melayani nafsu bejatnya.

“Terdakwa langsung memegang area sensitif putrinya. Itu dilakukan ketika istrinya sedang tertidur dan tidak ada di rumah,” ungkapnya.

Bukan hanya sampai disitu, aksi bejat itu terus berlanjut dilakukan berkali-kali kepada korban, bahkan dalam setiap menjalankan nafsu bejatnya, terdakwa selalu merayu putrinya. Terdakwa sempat merayu akan membelikan tas baru kepada korban hingga mengancam agar tidak menceritakan kepada siapapun.

“Perbuatan bejat tersebut terbongkar setelah putrinya bercerita kepada salah satu teman sekolahnya, hingga terdengar ke telinga gurunya,” jelas Kusyati.

Cerita korban kepada temannya hingga terdengar gurunya itu disampaikan pada bulan September 2018 lalu. Sejak itulah, perbuatan bapak kandung menyetubihi putrinya terbongkar hingga dilaporkan kepada pihak Kepolisian.(cles).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *