Kawasan Gedangan Diobok-obok Maling, 7 Unit Motor Berhasil Digondol

Desember 5, 2018

Salah satu rumah korban yang disatroni Maling

(SIDOARJOterkini) – Aksi para pencuri kendaraan bermotor semakin menjadi, setelah mengobok-obok wilayah Sukodono dengan membawa kabur 9 unit motor, kawasan Gedangan juga menjadi target operasi para pencuri inj. Tidak tanggung-tanggung 7 unit motor berhasil digondol.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, pelaku curanmor berhasil membawa kabur 3 unit motor milik Hidayat (22) dan saudaranya asal warga Desa Keboananom RT 05 RW 02, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo. Kejadiannya pada hari Selasa (4/12/2018) dini hari sekitar pukul 04.00 WIB usai sholat subuh.

“Saya sudah dapati pintu garasi sudah terbuka usai pulang dari musholla menunaikan sholat subuh,” ucap Yulianto (38), kakak Hidayat, Rabu (5/12/2018).

Diungkapkan Yulianto, para pelaku pencurian sempat terekam CCTV saat menjalankan aksinya. Ada tiga pelaku yang masuk ke dalam garasi dan satu orang lagi menunggu di mobil Avanza.

“Dalam rekaman CCTV ada empat pelaku, satu pelaku berada di dalam mobil,” katanya.

Dalam CCTV tersebut, terlihat jelas para pelaku mengambil motor milik Dayat. Pertama, pelaku mengambil motor honda Supra X, honda Beat dan honda Mega pro.

“Ada 7 kendaraan yang ada di dalam garasi. Tapi pelaku mengambil tiga kendaraan. Jadi yang ditinggal ada 4, semua motor jelek-jelak,” terangnya.

Saat itu, pelaku berhasil membuka garasi diduga dengan cara merusak gembok gerbang menggunakan bahan kimia. Karena, gembok yang biasa digunakan untuk mengunci gerbang terlihat baik-baik saja, tapi tidak berfungsi.

“Gemboknya itu tidak rusak, tapi bisa diputar-putar tidak pakai kunci,” ucapnya.

Tidak hanya Hidayat yang menjadi korban. Seminggu sebelum kejadian juga menimpa Viki (26) dan tetanggnya yaitu Yunanto warga Dusun Joho, Desa Keboan anom, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo. Kejadian yang mereka alami sekitar pukul 03.00 WIB.

“Kejadiannya itu pagi sebelum subuh,” ucap Yunanto.

Saat itu, motor kedua korban terparkir di teras rumah masing-masing dan pagarnya dalam keadaan terkunci. Kemudian pelaku berhasil mengambil motor dengan cara merusak gembok pagar.

“Waktu itu saya terbangun dan melihat ada tiga orang, masing-masing mendorong motor,” terangnya.

Melihat para pelaku mendorong motor, korban Yunanto meneriaki para pelaku dan satu diantara pelaku meninggalkan motor yang kebetulan motor tersebut motor miliknya.

“Motor saya ditinggal, tapi dua motor milik tetangga saya (viki.red) dibawa kabur oleh para pelaku,” terangnya sambil menyebutkan tanggal yaitu 29 November 2018.

Korban lainnya yakni Bambang (57), warga Pamela Joho Resident, Desa Keboananom RT 04 RW 05. Saat kejadian, korban tidak mengetahui. Namun, saat pagi hari korban melihat motor Honda Beat yang diparkirnya di teras rumah sudah tidak ada.

“Saat bangun, motor saya sudah tidak ada. dan saya melihat gembok pagar hilang,” terang Bambang. (cles)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *