Datang Ke Posko GMHP Untuk Pastikan Nama Anda Masuk Dalam DPT

Oktober 14, 2018

(SIDOARJOterkini) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidoarjo berupaya Maksimal Memutakhirkan Daftar Pemilih untuk Pemilu 2019, Melalui Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) yang telah dilaksanakan mulai 1 Oktober hingga 28 Oktober 2018 diharapkan mampu mengakomodir pemilih yang memenuhi syarat untuk terdaftar dan juga memberikan perlindungan hak pilih pada masyarakat dengan melakukan pencermatan data anomali dan ganda. Aktivitas pencermatan juga dilakukan terhadap DPT HP 1 untuk meminimalisir kesalahan input ataupun penulisan.

“GMHP merupakan kesempatan masyarakat untuk memastikan dan mengkroscek apakah sudah masuk dalam Daftar Pemilih Pemilu 2019,”ucap Ketua KPU Sidoarjo Zainal Abidin, Jumat (12/10/2018).

Menurutnya, dengan GMHP yang telah dilaunching KPU ini diharapkan masyarakat bisa mengecek keikutsertaannya dalam Pemilu 2019 nanti, baik melalui  aplikasi yang saat ini telah disiapkan atau dengan datang langsung ke Posko GMPH yang berada di desa/kelurahan, Kecamatan maupun di kantor KPU Sidoarjo.

“Tentunya, dengan membawa KTP elektronik dan Kartu Keluarga (KK),”ucap Zainal.

Sementara itu Divisi Program Data KPU Sidoarjo Abdillah Adhi mengatakan, KPU Sidoarjo bersama dengan penyelenggara pemilu di tingkat desa/kelurahan, Kecamatan akan terus mengoptimalkan GMHP ini dengan selalu melakukan update data pemilih.

“Melalui GMHP ini, kita terus melakukan pemutakhiran data dan penyempurnaan setelah DPTHP-1,”ucapnya.

Dipaparkan Adhi, dalam sepuluh hari pertama pelaksanaan GMPH ini KPU Sidoarjo telah melakukan beberapa pemutakhiran data pemilih. Dalam tahap I GMHP ini ada perubahan data pemilih sebanyak 1800 pemilih di 18 kecamatan di Kabuaten Sidoarjo.

“Langkah Pencermatan Data salah satunya menyandingkan DPT dengan Data yang dimiliki Dispenduk Capil Sidoarjo,” jelasnya.

Untuk pemilih baru lanjut Adhi, data yang telah disampaikan PPS dan PPK ke KPU Sidoarjo dalam Laporan Tahap I GMHP ini baru masuk sebanyak 11 nama.

“Jumlah tersebut akan ada penambahan yang signifikan, karena menurut PPS dan PPK banyak nama yang belum terekap dan akan masuk pada laporan tahap II GMHP,”tegasnya.

Begitu juga untuk data pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS)  dalam hal ini yang meninggal dunia akan dihapus dari Daftar Pemilih

“Kita akan segera mengeksekusinya dalam tahap II GMPH nanti, “ujarnya.

Diungkapkannya, KPU Sidoarjo akan terus berupaya untuk memperbarui data pemilih dengan mengakomodir masukan dari Bawaslu dan juga Jajarannya baik PPL di tingkat Desa dan Panwascam di tingkat kecamatan dan juga Dispenduk Capil Sidoarjo.

“Diharapkan dengan demikian pada penetapan DPTHP-2 nanti, KPU Sidoarjo akan bisa menyajikan data pemilih yang jauh lebih akurat dan mutakhir sesuai kondisi terbaru Sidoarjo,” tandasnya. (ADV/cles)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *