Pengedar Narkoba Asal Surabaya Diringkus Satreskoba Polresta Sidoarjo

Oktober 12, 2018

(SIDOARJOterkini) – Satreskoba Polresta Sidoarjo berhasil meringkus Andrew Sugara alias Andro, pria 30 tahun asal Rungkut Bharata Surabaya yang selama ini merupakan pengedar barang haram jenis sabu dan pil double L yang biasa beroperasi di wilayah Sidoarjo.

Kasat Reskoba Polresta Sidoarjo Kompol Sugeng Purwanto mengatakan ungkap kasus kali ini barang buktinya cukup besar yakni total 21,63 gram sabu, dan 10.000 butir pil koplo, perdagangan barang haram ini terungkap berkat informasi dari masyarakat.

“Tersangka ditangkap bersama dengan barang bukti yang sangat banyak ditempat kosnya di kampung Bungurasih kecamatan Waru,” ujar Kompol Sugeng Poerwanto, Kamis (11/10/2018).

Diungkapkan Sugeng, anggotanya berhasil menyita barang bukti yang cukup besar dari tempat kos tersangka. Diantaranya, dua bungkus plastik sabu-sabu yang berisi 15,23 gram dan 6,40 gram, atau totalnya 21,63 gram sabu. Serta ada 10 plastik yang masing-masing berisi 1.000 butir pil koplo jenis LL, atau 10.000 butir pil koplo yang disita dari kamar kos tersebut. Selain itu, polisi juga menemukan 66 strip pil Trihexyphendil, masing-masing berisi 10 butir pil Trihexyphendil, alias 660 butir pil jenis tersebut.

“Beberapa alat isap sabu, timbangan, plastik pembungkus dan beberapa barang lain juga berhasil diamankan,” terangnya.

Dijelaskan Sugang,  sebelum melakukan penggerebekan pihaknya melakukan pengintaian beberapa hari. Tersangka berhasil ditangkap di jalan Bungurasih yang kemudian dikeler ke tempat kosnya.

“Kita akan melakukan pengembangan terkait kasus narkoba dengan jumlah barang bukti lumayan besar ini, utamanya penyuplai barang haram ini,”tegasnya.

Di depan penyidik tersangka Andro mengaku bahwa barang-barang tersebut didapat dari gondrong yang sekarang berstatus DPO.

“Tersangka akan di jerat dengan pasal 114 UURI no. 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkasnya. (cles)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *