Awali Tugasnya Di Jatim, Kapolda Lakukan Silaturrahmi Ke Ketua MUI

September 11, 2018

 

(SIDOARJOterkini) – Mengawali tugasnya di wilayah Jawa Timur, Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan beserta pejabat utama Polda Jatim mengunjungi rumah Ketua MUI Jatim KH Abdusshomad Bukhori di Bebekan Taman, Selasa (11/9/2018).

Ikut mendampingi Irjen Pol Luki Hermawan, Wakapolda Jatim Brigjen Pol M Iqbal, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan, dan Waka Polresta Sidoarjo AKBP Pasma Royce.

Kapolda Jatim, Irjen Pol. Luki Hermawan mengatakan dalam kunjungannya ini pihaknya meminta dan memohon bimbingan dan arahan terhadap para kiai untuk keamanan Jawa Timur.

“Ini kunjungan pertama kami di Jawa Timur. Kami datang kesini, karena MUI yang mewadahi ormas dan umat Islam di Jatim. Tentunya kami ingin support dan dukungannya sebagai pejabat baru di Jatim,” ungkap Luki Hermawan, Selasa,11 September 2018.

Terlebih, mendekati tahun politik pada 2019 mendatang. Harapannya bisa menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat Jawa Timur.

” Keamanan ini yang perlu kami antisipasi. Sehingga kondusifitas masih tetap terjaga. Dan selanjutnya, kami akan sowan kepada tokoh-tokoh yang ada di Jatim,” singkatnya.

Sementara itu KH Abdusshomad Bukhori mengatakan, silaturrahmi seperti ini perlu dilakukan untuk membangun keutuhan antara ulama dengan umaro.

“Dari pendekatan seperti ini persamaan akan terbangun,” katanya.

Apalagi Jawa Timur menurutnya, merupakan provinsi yang besar dengan jumlah penduduk sekitar 40 juta jiwa. Sedangkan muslimnya diperkirakan mencapai 96,76 persen dari jumlah penduduk di Jawa Timur. Selain itu, di Jawa Timur juga memiliki 43 ribuan Masjid, 160 ribu musholla dan 8 ribuan pondok pesantren.

“Ini potensi di Jawa Timur. Berbicara potensi tentunya juga ada problem dan solusi. Itu sebagian konsep pembangunan Indonesia. Khususnya Jawa Timur,” tambahnya.

Sebagai wadah bagi umat Islam di Jawa Timur, pihaknya berpesan kepada Kapolda Jatim yang baru untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban Masyarakat Jawa Timur. Terlebih mendekati tahun politik yang ditengarai akan banyak gesekan.

“Jangan sampai terjadi. Kita cinta tanah air. Negeri ini jangan dirusak. Kita sepakat Indonesia negara kita. Kalaupun ada gesekan, mestinya ada penyelesaian. Dan Alhamdulillah kami sudah berdialog dengan Kapolda yang baru. Semoga kedepannya tetap aman dan terkendali,” tandasnya. (cles)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *