DPMPTSP Buka Lounge OSS di Sun City Mall, Empat Hari Sudah Terima 496 Permohonan Usaha

Agustus 5, 2018
 
(SIDOARJOterkini) – Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sidoarjo membuka pelayanan perijinan sekaligus sosialisasi program OSS (Sistem Online Single Submission) Sun City Mal Sidoarjo.  Selama empat hari dibuka,  Lounge OSS itu sudah menerima 496 permohonan usaha.
Lounge OSS dibuka selama seminggu,  mulai Kamis 2 Agustus sampai Rabu 8 Agustus 2018. “Selain untuk memberi layanan perijinan hari Sabtu-Minggu, stand layanan di mal ini kami maksudkan untuk sosialisasi program OSS ,” ujar Kepala DPMPTSP Sidoarjo Ari Suryono, Minggu (5/8/2018).
Ari Suryono menjelaskan, direncanakan layanan Lounge OSS berakhir pada Rabu depan. Namun, kalau masih banyak yang membutuhkan, stand ini bakal kami perpanjang.
Dari sebanyak 496 permohonan yang masuk menggunakan sistem OSS. Dari jumlah itu, mayoritas permohonan adalah proses perizinan lokasi, IMB dan izin lingkungan.
Salah satu pengusaha yang memanfaatkan layanan perijinan OSS adalah,  Dilawati. Pelaku usaha di bidang perdagangan yang juga memanfaatkan perpanjangan izin usahanya melalui stand di Sun City tersebut.
Menurut Ari Suryono,  semua izin usaha sekarang harus lewat OSS yang terintegrasi secara nasional. Setelah masuk OSS,  kemudian baru proses di tingkat daerah.
Bukan hanya permohonan izin baru yang harus menggunakan OSS. Perpanjangan izin usaha juga harus masuk melalui sistem OSS.
Di stand layanan DPMPTSP tersebut, memang lebih difokuskan pada layanan terkuat OSS yang merupakan program baru. Diantaranya, Informasi tentang OSS, cara pengisian NIB (nomor induk berusaha), perubahan sistem layanan dari sebelumnya lewat Sippadu (sistem perizinan online Pemkab Sidoarjo) ke OSS yang terintegrasi secara nasional.
Mayoritas warga yang datang ke stand ini adalah mereka yang butuh informasi terkait perubahan sistem perizinan tersebut. Mereka masih kebingungan dengan perubahan ini.
 
Ditanya terkait penerapan OSS,  Ari Suryono mengaku pada intinya sama dengan pelayanan perizinan online yang sudah diterapkan oleh Pemkab Sidoarjo.  Hanya saja,  sebelum masuk ke perizinan daerah lebih dulu masuk melalui OSS.
Jadi semua izin di daerah akan terkoneksi dengan pusat.  Pihaknya optimis bisa meningkatkan investasi di Sidoarjo melalui pelayanan perizinan online yang sudah diterapkan Pemkab Sidoarjo. (st-12)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *