Bupati Angkat Pjs Dirut PDAM Delta Tirta Beserta Jajaran Direksi Dan Dewan Pengawas

Juni 25, 2018

(

(SIDOARJOterkini) – Setelah sempat terjadi kekosongan pimpinan di tubuh PDAM Delta Tirta Sidoarjo Akhirnya Bupati Sidoarjo Mengangkat Abdul Basit Lao sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama PDAM Delta Tirta Sidoarjo.Bersamaan dengan itu Bupati Sidoarjo juga mengangkat tiga Pejabat Sementara untuk jajaran Direksi yakni,  Juariyah sebagai Direktur Administrasi dan Keuangan ditempati Juriyah,  Direktur Pelayanan ditempati, Heru Firdausi dan Sudrajat Jatmiko sebagai Direktur Operasional. Yang akan mengisi kekosongan jabatan ini selama 1 tahun 6 bulan kedepan.

Pada kesempatan itu pula juga diangkat Pjs Dewan pengawas, Benny Airlangga Yogaswara sebagai Ketua dan Eko Ujiono sebagai Anggota.

“Pengangkatan Basit Lao untuk kembali memimpin PDAM ini dikarenakan kinerja dari yang bersangkutan sangat bagus sehingga keuntungan yang disumbangkan ke kas daerah sangat besar disamping itu yang bersangkutan juga telah merealisasikan dua pekerjaan besar yang saat ini sedang dikerjakan. Yakni pengelolaan sistem penyediaan air minum Umbulan ke II dan program pembangunan Long Storage Kalimati Tarik,” terang Saiful Ilah usai menyerahkan SK pengangkatan pada gelar apel gabungan dan pengarahan di halaman Kantor PDAM Delta Tirta,  Senin (25/6/2018)

Ditambahkan Saiful illah,  untuk jajaran direksi yang baru dilantik untuk selalu memberikan pelayanan yang prima kepada pelanggan meningkatkan kinerja pelayanan. Karena capaian akses air minum perpipaan Sidoarjo masih 36 persen. dan ini masih jauh dari target program nasional air minum yang aman dan berkelanjutan Tahun 2019 yang mencapai 60 persen.

“Yang lebih terpenting laba yang dihasilkan harus lebih besar. hal tersbut bisa diperoleh dengan menekan Tingkat Kehilangan Air (TKA) ,”tegasnya.

Pjs Dirut PDAM Delta Tirta, Abdul Basit Lao mengatakan pihaknya akan terus melakukan penambahan jaringam pipa dengan kerja sama dengan pihak swasta.

Untuk perbaikan kinerja pihaknya akan memberlakukan sistem reward dan punishmen sebagai motivasi kerja.

“Penerapan program pegawai beretika baik tentunya akan bisa memperbaiki kinerja para pegawai, “pungkasnya (cles)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *