H – 4 Lebaran Terjadi Lonjakan Penumpang Di Terminal Purabaya

Juni 11, 2018

 

(SIDOARJOterkini) – Memasuki H-4 hari raya  Idul Fitri 2018 di Terminal Purabaya Bungurasih terjadi peningkatan penumpang. Hingga pukul 12.00 Wib mencapai 29 ribuan penumpang.

Diprediksi hingga malam nanti lonjakan penumpang akan mencapai 50-60 ribuan penumpang.

“Memang sejak kemarin (H-5) sudah terlihat kenaikan penumpang. Jika dibanding dengan hari kemarin dan di jam yang sama yakni hingga pukul 12.00 Wib, hari ini lebih meningkat,” ujar Kepala sub unit Terminal Purabaya, Surabaya di Sidoarjo, Harjo, Senin, 11 Juni 2018.

Hingga saat ini, lonjakan penumpang mencapai 29 ribuan. Lonjakan itu bakal terus diprediksi naik hingga malam nanti diperkirakan mencapai 50 hingga 60 ribuan penumpang.

“Dominasi penumpang saat ini kebanyakan dari Antar Kota Antar Propinsi. Yakni Surabaya jurusan Solo hingga Jogja. Sedangkan untuk Antar Kota dalam Propinsi masih didominasi Jurusan Surabaya -Banyuwangi,” tambah Harjo.

Selain itu, lanjut Harjo, puncak arus mudik lebaran tahun ini juga diprediksi mengalami peningkatan penumpang. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-2 jelang Lebaran Idulfitri.

“Alhamdulillah sejauh ini kondisi keamanan di terminal Purabaya Surabaya masih terbilang kondusif. Harapannya kondisi seperti ini terus berlanjut hingga arus balik pasca lebaran nanti,” tandasnya.

Sementara, salah satu penumpang, Suharnoko (48) asal Banyuwangi, Jawa Timur mengaku pelayanan terminal Purabaya saat ini sudah terbilang lebih baik dibanding arus mudik ditahun-tahun sebelumnya.

“Sekarang sih lebih nyaman, apalagi sudah ada ruang tunggu yang nyaman, sehingga penumpang bisa beristirahat sembari menunggu bus,” kata Surahnoko yang hendak mudik ke Madiun.

Terlebih, system’ keamanan yang saat ini sudah mulai tertata rapi. Pihaknya mengaku tidak was-was saat melakukan perjalan mudik lebaran. Dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, pihaknya harus mudik dengan kondisi jengkel, lantaran baru sampai di Terminal Purabaya sudah dikerumuni orang banyak yang mengaku akan mengantar hingga sampai tujuan.

Menurutnya, bukan tanpa gak mungkin hal itu akan dijadikan modus aksi kejahatan. Namun, saat ini jauh lebih baik. “Kalau sekarang di beberapa titik sudah ada petugas terminal yang mengarahkan. Jadi enggak perlu was-was lagi. Apalagi kondisi arus mudik yang ramai juga bakal dimanfaatkan oleh orang-orang tertentu yang berniat jahat. Harapan kedepan, kondisi seperti ini terus ditingkatkan sehingga keamanan, dan pelayanan untuk masyarakat terjamin,” tandasnya. (cles)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *