Komunitas Sidoarjo Positif Bekerja sama Lapindo Brantas Inc. Gelar Pelatihan Food Photography Melalui Smartphone Kepada Warga Desa

Juni 4, 2018
(SIDOARJOterkini)- Setelah mengadakan pelatihan pembuatan aneka kue dan pemasarannya secara online, komunitas Sidoarjo Positif bekerja sama dengan Lapindo Brantas Inc. melanjutkan kegiatan positif untuk masyarakat. Kegiatan tersebut berupa “Pelatihan Food Photography Melalui Smartphone”.
Pelatihan Food Photography Melalui Smartphone ini dipandu oleh Anas Pandu Gunawan, pemilik Mumtaz Kitchen. Tujuan kegiatan ini untuk mendukung program kewirausahaan khususnya pemasaran online atau foto produk dengan mengoptimalkan kepemilikan smartphone masing-masing warga.
Pelatihan kali ini diberikan pada warga Desa Penatarsewu dan Kalidawir Kecamatan Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo. Pelatihan diadakan dua hari di balai desa setempat pada Minggu (3/6) dan Senin (4/6).
Pelatihan ini disambut puluhan warga yang memang tertarik membuka usaha pembuatan roti. Warga yang sebelumnya sudah mengikuti pelatihan cara pembuatan aneka kue serta pemasaran secara online, terlihat serius mengikuti pelatihan food photography ini. Mereka belajar bagaimana cara memotret yang bagus dan benar, untuk menarik konsumen memesan kue. Kebanyakan warga yang ikut pelatihan ini, sudah biasa memotret dengan smartphone mereka, namun tidak tahu cara memotret yang benar.
“Ini pelatihan baru dan menarik bagi kami karena materinya belajar tekknik foto dari handphone. Sebelumnya kami sudah mendapatkan materi untuk pemasaran produk secara online,” kata Aminah,40, salah satu warga, Senin (4/6/2018).
Sementara itu Founder Sidoarjo Positif, Satya Adhi Wicaksana mengatakan, pihaknya memang ingin melakukan pelatihan yang berkesinambungan. Semua pelatihan ini untuk menunjang warga yang ingin berwirausaha.
“Kegiatan ini adalah lanjutan dari kegiatan sebelumnya yaitu pelatihan membuat kue lebaran. Kita upayakan agar kegiatan kami terus berkesinambungan dan pastinya mudah diimplementasikan, seperti kali ini belajar foto produk dari handphone untuk menunjang kegiatan kewirausahaan warga ke depan,” kata Satya. (cles)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *