Peredaran Miras Masih Marak, Ini Sikap GP Ansor Sidoarjo

April 22, 2018
(SIDOARJOterkini)-  Semakin maraknya peredaran minuman keras utamanya di kawasan Gelanggang Olah Raga (GOR) Delta Sidoarjo membuat Gerakan Pemuda Ansor Sidoarjo merasa geram. Dan menuntut pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk bersikap tegas. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua GP Ansor Sidoarjo Rizza Ali Faidzin.
Dijelaskannya, GOR harus difungsikan sebagaimana mestinya, yaitu untuk wisma atlit dan gelanggang olahraga. Membiarkan miras merajalela dengan mudah di area ini (GOR) menurutnya, sama halnya meruntuhkan icon Sidoarjo sebagai kota santri.
“Perlu ada razia bersama untuk mengikis habis semua miras dan purel di Sidoarjo, terutama di kawasan GOR Delta,” Tegas Rizza saat dikantornya, Minggu (22/4)
Untuk itu, lanjut Rizza, dengan melihat maraknya pemberitaan di media sekaligus didasari pada banyaknya aduan masyarakat, bahwa praktik asusila,  peredaran minuman beralkohol serta dugaan menyediakan pemandu lagu/purel dikawasan GOR Sidoarjo dan  Rumah Hiburan Umum (RHU) di Sidoarjo. Pihaknya harus bersikap.
Pertama, akan secepatnya berkordinasi dengan pihak aparat baik satpol PP ataupun Polresta agar lebih aktif lagi melakukan penertiban tempat hiburan malam kawasan GOR dan family karaoke yang melanggar perda serta meresahkan masyarakat.
Kedua, Ansor mendukung dan meminta aparat bertindak tegas terhadap Pengusaha hiburan yang masih menyediakan Minuman beralkohol,  menyediakan pemandu (purel)  terutama tempat hiburan yang dijadikan ajang aktifitas asusila dan mesum.
“Kita menghimbau kepada masyarakat khususnya anggota ansor-banser se-sidoarjo untuk menahan diri dan tetap satu komando karena kita percaya kepada pemerintah dan aparat untuk melakukan penertiban,” imbuh alumnus Magister Pendidikan Islam UIN Sunan Ampel ini.
Terkait maraknya jual beli miras dan penyalahgunaan GOR sebagai ajang memadu kasih muda muda, yang berpotensi pada perilaku mesum dan seks bebas, Rizza menjawab dengan nada politis-strategis.
“Aparat harus bertindak tegas dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang membawahi GOR harus bisa mempertanggungjawabkannya,” tegasnya.
Selain kawasan GOR Delta, GP Ansor Sidoarjo melakukan investigasi dan control terhadap peredaran miras dan potensi tindakan asusila dengan maraknya RHU yang saat ini juga menjamur dibeberapa titik.
“Apabila Ansor-Banser dibutuhkan untuk terjun langsung mengawal dan membendung penyakit masyarakat, kita akan siap menggerakkan seluruh  kader,”pungkasnya. (cles)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *